Wayang Salah Satu Puncak Seni Budaya Bangsa Indonesia

Posted by Odhink De Lavega | Umum | Thursday 2 August 2012 10:18 am

WAYANG salah satu puncak seni budaya bangsa Indonesia yang paling menonjol di antara banyak karya budaya lainnya. Budaya wayang meliputi seni peran, seni suara, seni musik, seni tutur, seni sastra, seni lukis, seni pahat, dan juga seni perlambang. Budaya wayang, yang terus berkembang dari zaman ke zaman, juga merupakan media penerangan, dakwah, pendidikan, hiburan, pemahaman filsafat, serta hiburan.
Menurut penelitian para ahli sejarah kebudayaan, budaya wayang merupakan budaya asli Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Keberadaan wayang sudah berabad-abad sebelum agama Hindu masuk ke Pulau Jawa. Walaupun cerita wayang yang populer di masyarakat masa kini merupakan adaptasi dari karya sastra India, yaitu Ramayana dan Mahabarata. Kedua induk cerita itu dalam pewayangan banyak mengalami pengubahan dan penambahan untuk menyesuaikannya dengan falsafah asli Indonesia.

Penyesuaian konsep filsafat ini juga menyangkut pada pandangan filosofis masyarakat Jawa terhadap kedudukan para dewa dalam pewayangan. Para dewa dalam pewayangan bukan lagi merupakan sesuatu yang bebas dari salah, melainkan seperti juga makhluk Tuhan lainnya, kadang-kadang bertindak keliru, dan bisa jadi khilaf. Hadirnya tokoh panakawan dalam_ pewayangan sengaja diciptakan para budayawan In­donesia (tepatnya budayawan Jawa) untuk mem­perkuat konsep filsafat bahwa di dunia ini tidak ada makhluk yang benar-benar baik, dan yang benar-benar jahat. Setiap makhluk selalu menyandang unsur kebaikan dan kejahatan.

Dalam disertasinya berjudul Bijdrage tot de Kennis van het Javaansche Tooneel (1897), ahli sejarah kebudayaan Belanda Dr. GA.J. Hazeau menunjukkan keyakinannya bahwa wayang merupakan pertunjukan asli Jawa. Pengertian wayang dalam disertasi Dr. Hazeau itu adalah walulang inukir (kulit yang diukir) dan dilihat bayangannya pada kelir. Dengan demikian, wayang yang dimaksud tentunya adalah Wayang Kulit seperti yang kita kenal sekarang.

Asal Usul

Mengenai asal-usul wayang ini, di dunia ada dua pendapat. Pertama, pendapat bahwa wayang berasal dan lahir pertama kali di Pulau Jawa, tepatnya di Jawa Timur. Pendapat ini selain dianut dan dikemukakan oleh para peneliti dan ahli-ahli bangsa Indonesia, juga merupakan hasil penelitian sarjana-sarjana Barat. Di antara para sarjana Barat yang termasuk kelompok ini, adalah Hazeau, Brandes, Kats, Rentse, dan Kruyt.

Alasan mereka cukup kuat. Di antaranya, bahwa seni wayang masih amat erat kaitannya dengan keadaan sosiokultural dan religi bangsa Indonesia, khususnya orang Jawa. Panakawan, tokoh terpenting dalam pewayangan, yakni Semar, Gareng, Petruk, Bagong, hanya ada dalam pewayangan Indonesia, dan tidak di negara lain. Selain itu, nama dan istilah teknis pewayangan, semuanya berasal dari bahasa Jawa (Kuna), dan bukan bahasa lain.

Sementara itu, pendapat kedua menduga wayang berasal dari India, yang dibawa bersama dengan agama Hindu ke Indonesia. Mereka antara lain adalah Pischel, Hidding, Krom, Poensen, Goslings, dan Rassers. Sebagian besar kelompok kedua ini adalah sarjana Inggris, negeri Eropa yang pernah menjajah India.

Namun, sejak tahun 1950-an, buku-buku pe­wayangan seolah sudah sepakat bahwa wayang memang berasal dari Pulau Jawa, dan sama sekali tidak diimpor dari negara lain.

Budaya wayang diperkirakan sudah lahir di Indo­nesia setidaknya pada zaman pemerintahan Prabu Airlangga, raja Kahuripan (976 -1012), yakni ketika kerajaan di Jawa Timur itu sedang makmur-makmur­nya. Karya sastra yang menjadi bahan cerita wayang sudah ditulis oleh para pujangga Indonesia, sejak abad X. Antara lain, naskah sastra Kitab Ramayana Kakawin berbahasa Jawa Kuna ditulis pada masa pemerintahan raja Dyah Balitung (989-910), yang merupakan gubahan dari Kitab Ramayana karangan pujangga In­dia, Walmiki. Selanjutnya, para pujangga Jawa tidak lagi hanya menerjemahkan Ramayana dan Mahabarata ke bahasa Jawa Kuna, tetapi menggubahnya dan menceritakan kembali dengan memasukkan falsafah Jawa kedalamnya. Contohnya, karya Empu Kanwa Arjunawiwaha Kakawin, yang merupakan gubahan yang berinduk pada Kitab Mahabarata. Gubahan lain yang lebih nyata bedanya derigan cerita asli versi In­dia, adalah Baratayuda Kakawin karya Empu Sedah dan Empu Panuluh. Karya agung ini dikerjakan pada masa pemerintahan Prabu Jayabaya, raja Kediri (1130 – 1160).

Wayang sebagai suatu pergelaran dan tontonan pun sudah dimulai ada sejak zaman pemerintahan raja Airlangga. Beberapa prasasti yang dibuat pada masa itu antara lain sudah menyebutkan kata-kata “mawa­yang” dan `aringgit’ yang maksudnya adalah per­tunjukan wayang.

Mengenai saat kelahiran budaya wayang, Ir. Sri Mulyono dalam bukunya Simbolisme dan Mistikisme dalam Wayang (1979), memperkirakan wayang sudah ada sejak zaman neolithikum, yakni kira-kira 1.500 tahun sebelum Masehi. Pendapatnya itu didasarkan atas tulisan Robert von Heine-Geldern Ph. D, Prehis­toric Research in the Netherland Indie (1945) dan tulisan Prof. K.A.H. Hidding di Ensiklopedia Indone­sia halaman 987.

Kata `wayang’ diduga berasal dari kata `wewa­yangan’, yang artinya bayangan. Dugaan ini sesuai dengan kenyataan pada pergelaran Wayang Kulit yang menggunakan kelir, secarik kain, sebagai pembatas antara dalang yang memainkan wayang, dan penonton di balik kelir itu. Penonton hanya menyaksikan gerakan-gerakan wayang melalui bayangan yang jatuh pada kelir. Pada masa itu pergelaran wayang hanya diiringi oleh seperangkat gamelan sederhana yang terdiri atas saron, todung (sejenis seruling), dan kemanak. Jenis gamelan lain dan pesinden pada masa itu diduga belum ada.

Untuk lebih menjawakan budaya wayang, sejak awal zaman Kerajaan Majapahit diperkenalkan cerita wayang lain yang tidak berinduk pada Kitab Ramayana dan Mahabarata. Sejak saat itulah cerita­cerita Panji; yakni cerita tentang leluhur raja-raja Majapahit, mulai diperkenalkan sebagai salah satu bentuk wayang yang lain. Cerita Panji ini kemudian lebih banyak digunakan untuk pertunjukan Wayang Beber. Tradisi menjawakan cerita wayang juga diteruskan oleh beberapa ulama Islam, di antaranya oleh para Wali Sanga. Mereka mulai mewayangkan kisah para raja Majapahit, di antaranya cerita Damarwulan.

Masuknya agama Islam ke Indonesia sejak abad ke-15 juga memberi pengaruh besar pada budaya wayang, terutama pada konsep religi dari falsafah wayang itu. Pada awal abad ke-15, yakni zaman Kerajaan Demak, mulai digunakan lampu minyak berbentuk khusus yang disebut blencong pada pergelaran Wayang Kulit.

Sejak zaman Kartasura, penggubahan cerita wayang yang berinduk pada Ramayana dan mahabarata makin jauh dari aslinya. Sejak zaman itulah masyarakat penggemar wayang mengenal silsilah tokoh wayang, termasuk tokoh dewanya, yang berawal dari Nabi Adam. Sisilah itu terus berlanjut hingga sampai pada raja-raja di Pulau Jawa. Dan selanjutnya, mulai dikenal pula adanya cerita wayang pakem. yang sesuai standar cerita, dan cerita wayang carangan yang diluar garis standar. Selain itu masih ada lagi yang disebut lakon sempalan, yang sudah terlalu jauh keluar dari cerita pakem.

Memang, karena begitu kuatnya seni wayang berakar dalam budaya bangsa Indonesia, sehingga terjadilah beberapa kerancuan antara cerita wayang, legenda, dan sejarah. Jika orang India beranggapan bahwa kisah Mahabarata serta Ramayana benar-benar terjadi di negerinya, orang Jawa pun menganggap kisah pewayangan benar-benar pernah terjadi di pulau Jawa.

Dan di wilayah Kulonprogo sendiri wayang masih sangatlah diminati oleh semua kalangan. Bukan hanya oleh orang tua saja, tapi juga anak remaja bahkan anak kecil juga telah biasa melihat pertunjukan wayang. Disamping itu wayang juga biasa di gunakan dalam acara-acara tertentu di daerah kulonprogo ini, baik di wilayah kota Wates ataupun di daerah pelosok di Kulonprogo.

( Pendapat ) : Wayang ini merupakan salah satu seni dari budaya bangsa Indonesia yang harus di jaga keutuhannya oleh kita sebagai bangsa Indonesia.

Dari Berbagai Sumber

Tulisan Arab yang Sering Dipakai Sehari-hari

Posted by Odhink De Lavega | Berbagi Ilmu,Umum | Friday 20 April 2012 7:02 am

Bismillahhirrahmanirrahim:

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh:

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Wa ‘alaikum salam wa rahmatullah wabarakatuh:

وَعَلَيْكُمْا لسَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Wassalamu’alaikum wa rahmatullah wabarakatuh:

وَسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Amien ya rabbal ‘alamin:

آمِيْنُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن

Takbir:

الله أَكْبَر

Takbir lebaran:

Allahu akbar, Allahu akbar, laa ila hailallahu wallahu akbar, allahu akbar walillah ilham

اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله ُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وللهِ الْحَمْدُ

Alhamdulillahirabbil ‘alamin:

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

>> Ucapan Idul Fitri:

Taqabalallahu minna wa minkum shiyamana wa siyamakum, kullu amien wa antum bi khair

تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّ وَ مِنْكُمْ صِيَمَنَا وَ صِيَمَكُمْ كُلُّ عَامٍ وَ أَنْتُمْ بِخَيْرٍ

Taqabalallahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum wa ja’alna minal ‘aidin wal faizin

تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّ وَ مِنْكُمْ صِيَمَنَا وَ صِيَمَكُمْ وَجْعَلْنَا مِنَ الْعَائِدِين وَالْفَائِزِين

– Innalillahi wa inna ilaihi raji’un:

إِنَّا لِلّهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ

Insya Allah:

إِن شَاء اللَّهُ

Astaghfirullah:

اسْتَغْفِرِ اللّهَ

Ayat Al Quran Perintah untuk berpuasa di bulan ramadhan (Al Baqarah 183)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

[2:183] Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasasebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa

Marhaban ya ramadhan:

مَرْحَبًا يَا رَمَضَانَ

SAW (Shallallahu ‘alaihi wa salam):

صلى الله عليه وسلم

Halal:

حَلاَلً

Haram:

حَرَمً

Kalimat tawakal: laa haula wa laa quwwata illa billah

لاَ هَوْلَ وَلاَ قُوَّتَ اِلاَّبِاللّهِ

Masya Allah:

مَاشَآءَاللّهُ

Laa ila ha illallah:

لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّهُ

Subhanallah:

سُبْحَانَ اللّهُ

Taqaballahu minna wa minkum:

تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّ وَ مِنْكُمْ

Taqaball ya karim:

تَقَبَّلْ يَا كَرِيْمُ

Wa iyyakum:

وَ اِيَّكُمْ

Kalimat ta’awudz :

A’udzubillahi minas syaitonirrajim

أَعُوْذُ بِا للّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

Doa untuk pengantin:

Barakallahu laka wa baraka ‘alaika wa jama’a baynakuma fi khair

بَارَكَ اللّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرِ

Kayfa haluk? (Apa kabar?)

كَيْفَ حَالُكَ؟

Alhamdulillah bi khair

الْحَمْدُ لِلّهِ بِخَيْر

Afwan jiddan

عَفْوً جِدًّا

Jazakumullah:

جَزَاكُمُ اللّهُ

Jazakallah (untuk laki-laki):

جَزَاكَ اللّهُ

Jazakillah (untuk perempuan):

جَزَاكِ اللّهُ

Keripik Pedas Maicih

Posted by Odhink De Lavega | Umum | Thursday 19 January 2012 8:15 am

 

Maicih didirikan pada Juni 2010 oleh Dimas Ginanjar Merdeka atau akrab disapa Bob. Pilihan Bob memilih bidang usaha keripik berawal dari kesukaannya menyantap keripik pedas yang sudah menjadi kebiasaan dan kegemarannya sejak kecil. Keripik merupakan jenis kudapan ringan yang sudah sangat dikenal dan membudaya di kalangan siapapun. Terutama di kalangan urang Sunda. Budaya keseharian dan makanan ringan seperti ini seolah sudah menjadi tradisi sehari-hari. Kita lihat saja keripik pedas senantiasa mudah dijumpai di warung-warung kecil.

Maicih hanya sosok fiktif seorang nenek penjual keripik pedas yang bergerilya di medium internet melalui akun Twitter: @maicih. Sosok Maicih digambarkan sebagai sosok nenek yang penuh kesederhanaan dan kehangatan, penyuka seni tradisi Sunda, namun akrab dengan budaya kontemporer yang aktual dan kekinian.

Awal memulai usahanya Bob hanya mengandalkan hashtag #Maicih. Kemudian memasuki bulan Oktober 2010 terbitlah akun resmi Maicih di Twitter yaitu @maicih. Kemunculan akun ini semakin memperjelas konsep Maicih untuk melancarkan distribusi dan promosi penjualannya lewat dunia maya. Hari demi hari follower pun bertambah. Maicih kian menancapkan integritas dan kredibilitasnya di bidang pemasaran baru di dunia maya. Keripik Maicih pun tersebar mulai dari Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Malang, Surabaya, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Manado, Medan, Lampung, Jambi, Pekanbaru, hingga Bali.

logo-maicih-pertama
Logo Maicih Pertama, September 2010

 

Logo Maicih Kedua, Januari 2011

 

Logo Maicih pertama kali diperkenalkan pada September 2010. Maicih digambarkan sebagai siluet seorang nenek memakai ciput (sejenis penutup kepala yang biasa dipakai nenek-nenek di kalangan Sunda) dan memakai mantel dengan ornamen kristal dalam desainnya. Secara filosofis Maicih ingin menampilkan sosok yang misterius lewat gambar siluetnya.

Maicih juga ingin tampil sebagai sosok nenek yang akrab, hangat, ramah, dan penuh senyum mewakili karakter orang Sunda. Maicih punya sebutan unik lainnya. Maicih selalu menyebut “anak emak” untuk setiap distributor dan “incu emak” kepada konsumen. Pelafalan anak dan cucu itu merupakan upaya keakraban dan kehangatan sebuah keluarga.

Maicih kembali mengganti konsep logonya dengan menambahkan unsur dekoratif lewat gambar cabe dan bawang. Logo baru yang dirilis pada Januari 2011 ini menampilkan logo Maicih yang kian ramai penuh unsur. Penambahan elemen garis dan berlian menjadi beberapa pembeda dengan logo Maicih sebelumnya.

Logo itu pun tidak bertahan lama. Memasuki bulan Juni 2011, Maicih resmi memperkenalkan logo barunya yang kini lebih terlihat jelas dan mulai meninggalkan gambar siluet. Sosok Maicih terlihat nyata ketika logo ini menampilkan sosok emak menghadap ke depan sambil tersenyum sumringah. Makna dari gambar ini menceritakan bahwa menghadapi dunia tanpa keangkuhan dan menjalaninya tetap penuh senyuman. Keramahan dan senyuman tetap dijaga karena mempertahankan identitas orang Sunda yang dikenal ramah tamah.

Seiring dengan munculnya logo baru, Maicih versi baru ini pun seolah siap menghadapi dunia baru, sambil tetap rendah diri dan tersenyum. Maicih kini telah memperoleh izin Dinkes Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), serta mendapat LP POM MUI untuk sertifikat halal. Maicih turut mendukung pergerakan di bidang seni budaya dan konservasi lingkungan hidup. Sesuatu yang patut diacungi jempol. Karena berbagai pergerakan dan tindak tanduk fenomenalnya, majalah Rolling Stone Indonesia edisi Juli 2011 menganugerahkan penghargaan sebagai “The Hot Snack 2011”.

Sebagai sebuah produk Maicih turut melestarikan budaya Sunda. Maicih memiliki kepedulian terhadap pelbagai artefak dan ornamen seni dan budaya Sunda seperti bahasa Sunda, musik tradisional, tarian, pakaian, dan adat istiadat. Apalagi di zaman globalisasi seperti ini nilai-nilai keluhuran Sunda seperti itu sudah mulai luntur dan ditinggalkan.

Maicih ingin melestarikan nilai-nilai luhur Sunda. Bagi Maicih, konsep memadukan kebudayaan Sunda merupakan jawaban akan rasa tanggung jawabnya lahir di Tanah Parahyangan. Beberapa kegiatan untuk menjaga seni tradisi Sunda yaitu dalam setiap kegiatannya Maicih selalu melibatkan para seniman tradisi Sunda seperti seniman Karinding dan Jaipongan dan seni budaya Sunda lainnya. Maicih juga turut mensponsori band Sarasvati yang kental dengan unsur Sunda-nya lewat lagam-lagam sinden pada musiknya. Kepedulian Maicih terhadap budaya Sunda membuat produk mereka berbeda dibandingkan dengan produk keripik lainnya.

Berawal dari perasaan rumasa (sadar diri) karena menyumbang sampah kertas dan plastik, Maicih kini menggiatkan diri untuk pergerakan menjaga dan melestarikan lingkungan alam sekitar. Maicih memandang bahwa budaya Sunda memiliki keterkaitan untuk menjaga dan melestarikan lingkungan alam sekitar mereka.

Salah satunya lewat kampanye “One Coin One Leaf”, Maicih menyumbang seratus rupiah dari setiap produk yang terjual untuk disumbangkan dalam rangka perlindungan dan pelestarian lingkungan alam sekitar. Salah satunya adalah keterlibatan mereka dalam kegiatan Save Manglayang Mountain dan Konservasi Cikapundung dalam gelaran Nu-Substance Festival 2011 yang dibuat oleh lembaga seni budaya Common Room Networks Foundation.

Kemasan produk keripik Maicih dibuat agar lebih ramah lingkungan. Salah satunya menggunakan bungkus berbahan kertas sebagai salah satu pergerakan Maicih menghindari sampah plastik. Sejak bulan Juni 2011 secara resmi Maicih mengenakan kemasan paper bag yang unik dan menarik, dan tentu, selalu berbeda dari kemasan-kemasan produk keripik lainnya yang selalu berbungkus plastik. Bahkan setiap 20 paperbag bekas bisa ditukar dengan satu bungkus keripik Maicih lewat distributor dan reseller resmi Maicih.

Maicih juga turut mendukung komunitas musisi-musisi independen kota Bandung yang kreatif. Kota Bandung yang memiliki iklim kreativitas luar biasa menjadi salah satu poin penting yang ingin didukung oleh Maicih. Keterlibatan mereka terhadap beberapa kegiatan komunitas indie adalah salah satu bentuk kepedulian mereka terhadap dunia kreativitas Kota Bandung. Salah satunya adalah turut mendukung pergelaran konser tunggal Bottlesmoker pada 28 Juli 2011 sekaligus menjadi ajang peluncuran website resmi Maicih. Untuk segala info produk dan distribusi resmi produk mereka: www.maicih.com.

LP. POM: 01101057530511 | Dinkes P-IRT No: 8063273011856
Copyright © 2011 CV. Maicih. All rights reserved.

DAFTAR HARGA:
Keripik Singkong level 3
Keripik Singkong level 5
@Rp 17.000

Keripik Singkong level 10
Keripik Basreng (Baso Goreng)
Keripik Buringkal/Gurilem
@Rp 19.000

SMS CENTER, FAST RESPON :
0816 147 3210
Silahkan SNS ane bila ada yang mau ditanyakan/ada yang kurang jelas

Cara Order Kirim Sms Dengan Format
Nama Asli :
Pesanan :
Alamat :

Syarat dan Ketentuan
– Delivery / COD, Pesan Antar Langsung ke alamat khusus JAKARTA.
( Mangga Dua, Mangga Besar, Jayakarta, Kmy, Sunter, Kalimalang, Jatiwaringin, Pondokgede)
– Ongkir Rp 7000 / order (tergantung lokasi)
– Min. Order 3 bungkus
– Diantar/COD
Senin s/d Sabtu : Malam
Minggu : siang, malem .

– BARANG YANG SUDAH DIBELI TIDAK BISA DIKEMBALIKAN DENGAN ALASAN APAPUN.

Museum – Kelahiran

Posted by Odhink De Lavega | Umum | Tuesday 4 October 2011 3:52 am

SIKLUS HIDUP MASYARAKAT JAWA

Pada bagian terdahulu telah dikemukakan mengenai siklus hidup masyarakat Jawa pada upacara-upacara kehamilan, yaitu upacara mitoni. Berikut ini akan diulas lagi tentang upacara-upacara yang diselenggarakan pada masa kelahiran anak. Upacara yang diselenggarakan dalam masa kelahiran anak yaitu upacara mendhem ari-ari, upacara brokohan, upacara puputan atau dhautan, upacara sepasaran, dan upacara selapanan.

Upacara Mendhem Ari-ari

Ari-ari atau plasenta disebut juga dengan aruman atau embing-embing atau mbingmbing. Bagi orang Jawa, ada kepercayaan bahwa ari-ari merupakan saudara bayi tersebut oleh karena itu ari-ari dirawat dan dijaga sebaik mungkin, misalnya di tempat penanaman ari-ari tersebut diletakkan lampu sebagai penerangan. Artinya, lampu tersebut merupakan simbol pepadhang bagi bayi. Pemagaran di sekitar tempat penanaman ari-ari dan menutup bagian atas pagar juga dilakukan agar tidak kehujanan dan binatang (seperti katak) tidak masuk ke tempat itu.

Tata Cara/Adat

Ari-ari setelah dicuci bersih dimasukkan ke dalam periuk yang terbuat dari tanah (kendhil). Di beberapa tempat, periuk dari tanah ini dapat diganti dengan tempurung kelapa dan tabonan kelapa. Sebelumnya kendhil diberi alas daun senthe yang di atasnya diletakkan beberapa barang yang merupakan syarat. Syarat yang dimaksud di beberapa daerah berlainan jenisnya, yaitu:

  1. kembang boreh, lenga wangi, kunir bekas alas untuk memotong usus, welat (pisau yang terbuat dari potongan bambu tipis) yang dipakai untuk memotong usus, garam, jarum, benang, gereh pethek, gantal dua kenyoh, kemiri gepak jendhul, tulisan huruf Jawa (ha na ca ra ka, …), tulisan huruf Arab, tulisan huruf latin (a, b, c, …), dan uang sagobang;
  2. biji kemiri gepak jendhul, jarum, gereh, beras merah, kunyit, garam, dan kertas tulisan Arab;
  3. pensil, buku, kertas tulisan Arab, tulisan Jawa, dan tulisan latin. Selain itu, bagi bayi perempuan ke dalam kendhil dimasukkan juga empon-empon seperti temu ireng, kunir, dlingo bengle, bawang merah, bawang putih, benang, dan jarum. Bagi bayi laki-laki, dimasukkan juga uang logam Rp 100,00.

Setelah beberapa syarat itu dimasukkan disusul kemudian dengan ari-ari, kendhil ditutup dengan lemper yang masih baru lalu dibungkus dengan kain mori yang juga masih baru.

Pelaku atau orang yang menanam ari-ari haruslah ayah kandung si bayi dengan mengenakan pakaian tradisi lengkap, yaitu: bebedan dan mengenakan blangkon. Kendhil berisi ari-ari digendhong dan dibawanya ke tempat penguburan dengan dipayungi. Timbunan tanah untuk mengubur ari-ari dipagari dan di atasnya ditaburi kembang setaman (bunga mawar, melati, dan kenanga). Di atasnya dipasang lampu yang dinyalakan setiap malam selama selapan (35 hari). Tempat penguburan ari-ari ini biasanya terletak di samping kanan pintu masuk.

Terdapat beberapa variasi cara merawat ari-ari. Meskipun berbeda cara, variasi-variasi tersebut pada dasarnya mempunyai esensi yang sama, yaitu merawat ari-ari yang dipercaya sebagai saudara kembar si bayi. Selain yang telah tersebut di atas, yaitu dikubur, ari-ari dirawat dengan langsung dilabuh di sungai. Variasi yang lain adalah ari-ari digantung di luar rumah. Bila anak sudah besar, ari-ari itu dilabuh sendiri oleh anak tersebut.

Upacara Brokohan

Upacara brokohan merupakan upacara yang diselenggarakan oleh masyarakat Jawa untuk menyambut hadirnya warga baru dalam keluarga, yaitu si bayi sebagai ungkapan rasa syukur. Seluruh upacara kelahiran ini bertujuan agar sejak saat kelahiran sampai pertumbuhan masa bayi selalu mendapat karunia keselamatan dan perlindungan dari Tuhan. Unsur kata brokohan berasal dari kata bahasa Arab barokah yang mengandung makna: mengharapkan berkah.

Upacara brokohan diselenggarakan pada bruise hari setelah kelahiran anak dengan mengadakan selamatan atau kenduri yang dihadiri oleh dukun perempuan (dukun beranak), para kerabat, dan ibu-ibu tetangga terdekat. Setelah kenduri selesai, para hadirin segera membawa pulang sesajian yang telah didoakan. Biasanya sesajian sudah dikemas dalam besek, yaitu suatu wadah yang terbuat dari sayatan bambu.

Sesajian yang dipersiapkan pada upacara brokohan, antara lain: minuman dhawet, jangan menir, sekul ambeng: nasi dicampur lauk pauk jeroan, pecel dicampur lauk ayam matang, telur mentah, kembang setaman, kelapa, dan beras. Makanan yang telah matang tersebut dapat juga diganti dengan bahan makan yang belum diolah, misalnya bawang merah, bawang putih, lombok merah, lombok hijau, lombok rawit, gula jawa, sebungkusteh, sebungkus gula pasir, tempe mentah, garam, beras, minyak goreng, telur mentah, sepotong kelapa, dan penyedap rasa atau sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Upacara Puputan atau Dhautan

Dhautan atau puputan berasal dari kata dhaut atau puput yang berarti lepas. Upacara puputan atau sering disebut juga dengan dhautan diselenggarakan pada bruise hari untuk menandai putusnya tali pusar bayi dengan mengadakan kenduri selamatan. Kenduri selamatan sebagai ungkapan rasa syukur dipimpin oleh kaum dengan dihadiri oleh para kerabat dan bapak-bapak tetangga terdekat. Sesajian yang perlu dipersiapkan pada upacara puputan ialah sega gudangan: nasi dengan lauk pauk sayur mayur dan parutan kelapa, jenang abang, jenang putih, dan jajan pasar.

Waktu penyelenggaraan upacara puputan tidak dapat ditentukan secara pasti karena putusnya tali pusar masing-masing bayi tidak sama. Adakalanya tali pusar lepas setelah bayi berumur satu minggu, adakalanya kurang dari satu minggu.

Upacara puputan ini ditandai antara lain dengan dipasangnya sawuran, yaitu bawang merah, dlingo, bengle yang dimasukkan ke dalam ketupat, dan aneka macam duri kemarung di sudut-sudut kamar bayi. Selain itu dipasang juga daun nanas dipoles warna hitam putih, dedaunan apa-apa, awar-awar, dan girang, dan duri kemarung. Di halaman rumah ditegakkan tumbak sewu. Di tempat tidur bayi diletakkan benda-benda tajam seperti pisau, gunting.

Bayi perempuan setelah tali pusarnya lepas, pusarnya ditutupi dengan biji ketumbar sedangkan laki-laki ditutupi dengan biji merica dengan dilekati obat tradisional Jawa berupa ramuan benangsari bunga nagasari, dan lain-lain yang ditumbuk sampai halus. Tali pusar yang barusaja putus dibungkus dengan kain banguntulak untul bantal si bayi sampai bayi berumur selapan

Upacara Sepasaran

.Upacara sepasaran merupakan suatu upacara yang menandai bahwa bayi telah berumur sepasar (lima hari). Sepasar merupakan satu rangkaian hari Jawa, yaitu Pon, Wage, Kliwon, Legi, Paing. Upacara sepasaran biasanya diselenggarakan secara sederhana. Upacara sepasaran dilakukan pada bruise hari dengan melakukan kenduri yang disaksikan oleh keluarga dan tetangga terdekat. Kenduri atau sesajian selamatan kemudian dibawa pulang oleh yang menyaksikannya.

Namun bagi golongan masyarakat tertentu, sepasaran justru merupakan upacara pale meriah yang diselenggarakan oleh keluarga untuk menyambut hadirnya bayi di tengah keluarganya seklaigus pemberian nama bagi si bayi. Kemeriahan ini tergantung pada kemampuan masing-masing keluarga untuk menyelenggarakan pesta.

Upacara Selapanan

Upacara sepasaran merupakan suatu upacara yang menandai bahwa bayi telah berumur selapan (tiga puluh lima hari). Hitungan selapan itulah yang menandai bahwa hari itulah hari weton si bayi. Upacara selapanan pada kalangan masyarakat tertentu bersamaan dengan pemberian nama bagi si bayi. Tempat penyelenggaraan upacara selapanan biasanya di pendapa atau di ruang samping rumah atau di suatu ruang yang cukup luas untuk menyelenggarakan upacara.

Upacara selapanan didahului dengan upacara parasan. Parasan berasal dari kata paras yang berarti cukur. Parasan dilakukan pertama kali oleh ayah si bayi kemudian para sesepuh. Setelah rambut tercukur bersih, dilakukan pengguntingan kuku. Selama pencukuran rambut dan pemotongan kuku, dhukun mengucapkan mantra-mantra penolak bala dan membakar kemenyan. Cukuran rambut dan guntingan kuku dimasukkan ke dalam kendhil baru kemudian dibungkus dengan kain putih (mori), lalu dikubur di tempat penguburan ari-ari.

Upacara mencukur rambut dan menggunting kuku si bayi pada hakekatnya adalah perbuatan protocol yaitu semacam kurban menurut konsepsi kepercayaan lama dalam bentuk mutilasi tubuh.

Setelah pencukuran rambut dan pemotongan kuku selesai, diucapkanlah ujub disusul dengan doa keselamatan bagi si bayi dan keluarga. Sebagian sesajian selamatan dibawa pulang oleh kerabat dan tetangga yang hadir. Dengan demikian, selesailah sudah upacara selapanan.

Dalam melaksanakan upacara kelahiran, masyarakat Jawa percaya bahwa keseluruhan unsur dalam upacara tersebut mempunyai makna atau lambang tersirat. Makna atau lambang yang tersirat dalam upacara-upacara masa kelahiran dalam masyarakat Jawa, ialah:

  • Duri dan daun-daunan berduri dipasang di penjuru rumah, maknanya ialah menolak gangguan bencana gaib.
  • Tumbak sewu, yaitu sapu lidi yang diberi bawang dan cabe, diletakkan di dekat tempat tidur bayi. Tumbak sewu ini bermakna untuk menolak makhluk gaib yang datang, yang mungkin akan mengganggu keselamatan si bayi. Dengan adanya tumbak sewu ini makhluk gaib tidak akan berani mendekati si bayi.
  • Coreng-coreng hitam putih pada ambang pintu untuk menolak pengaruh jahat yang akan masuk melalui pintu.
  • Kertas bertuliskan huruf Arab, latin, dan Jawa mengandung makna agar bayi kelak mahir membaca ayat suci, memilki kepribadian Jawa, menguasai berbagai pengetahuan. Syarat yang berupa benang dan jarum bagi bayi perempuan, diharapkan agar si bayi tumbuh menjadi perempuan yang tahu tanggungjawabnya kelak sebagai ibu/istri. Syarat yang berupa uang bagi bayi laki-laki, diharapkan agar si bayi kelak dapat mencari nafkah bagi keluarganya.
  • Payung mengandung makna agar si bayi kelak menjadi orang luhur. Kain mori putih agar si bayi kelak berhati jujur. Kuali yang dipasang terbalik (kuali bolong) melambangkan dunia. Pelita melambangkan sinar yang menerangi kegelapan.
  • Air dan kembang setaman mengandung makna kesucian.
  • Kaca/cermin (pangilon) mengandung makna magis yang mampu mengusir kedatangan makhluk halus jahat.
  • Dedaunan apa-apa, awar-awar, dan girang maknanya mengandung harapan agar kelahiran tidak mengalami sesuatu gangguan (apa-apa), semua kekuatan jahat menjadi tawar (awar-awar), dan seluruh keluarga bergembira (girang). Duri (ri) kemarung dianggap memiliki kekuatan magi alam yang mampu mencelakakan setiap makhluk halus yang mencoba datang untuk maksud jahat.
  • Daun nanas yang diolesi hitam putih menyerupai ular welang mengandung makna magis yang mampu menakut-nakuti makhluk halus jahat yang hendak memasuki kamar bayi.
  • Telur mentah melambangkan kekuatan.
  • Kelapa melambangkan ketahanan fisik.
  • Ingkung melambangkan embrio.
  • Jajan pasar melambangkan kekayaan.
  • Pisang raja melambangkan budi luhur atau derajat mulia.
  • Gula jawa melambangkan kemanisan hidup.
  • Sega gudangan melambangkan kesegaran jasmani rohani.
  • Dawet melambangkan kelancaran usaha hidup

Carpal Tunnel Syndrome (CTS)

Posted by Odhink De Lavega | Umum | Wednesday 27 July 2011 5:37 am

Penggunaan komputer secara rutin ternyata memicu Carpal Tunnel Syndrome (CTS). CTS adalah gangguan kesehatan dengan gejala kesemutan dan nyeri pada tangan, terutama pada 3 jari pertama (ibu jari, telunjuk, dan jari tengah). Gejala akan lebih terasa pada malam hari, atau saat seseorang berada dalam ruang ber-AC.
Gejala itu disebabkan adanya pembengkakan saraf yang melewati terowongan karpal di pergelangan tangan. Penyakit ini dapat disembuhkan bila cepat ditangani. Gangguan ini kerap mendera individu yang sering menggunakan pergelangan tangan dalam jangka waktu lama, seperti; memegang mouse komputer.

Gejala

  1. Rasa lemah, agak kaku atau rasa janggal pada tangan dan pergelangan tangan.
  2. Jari tangan terasa tak enak, kebas, mati rasa atau kesemutan terutama pada ibu jari, telunjuk dan jari tengah. Jika dibiarkan maka kekuatan otot akan berkurang dan lama-lama fungsi tangan akan hilang.
  3. Penderita sering terbangun di malam hari karena tangan terasa nyeri dan sering disertai kesemutan. Bila sudah sangat parah benda yang dipegang tiba-tiba bisa terlepas begitu saja.

CST juga dapat terjadi akibat penyakit lain sebagai salah satu bentuk komplikasi. Kondisi-kondisi medis penyebab CST adalah; obesitas, diabetes, gangguan kelenjar tiroid, kebiasaan merokok serta mengonsumsi alkohol dan kopi. Orang yang tidak berolahraga secara teratur juga terancam karena tubuh yang kurang terlatih menyebabkan sirkulasi darah dan otot kurang bisa bertoleransi dengan stres.

Hubungan dengan pekerjaan

Profesi yang berisiko besar terancam CTS antara lain jenis pekerjaan yang banyak menggunakan tangan dalam jangka waktu panjang. Pekerjaan yang dimaksud umumnya menggunakan kombinasi kekuatan dan pengulangan gerakan yang sama pada jemari dan tangan, seperti; pekerjaan yang sering memakai komputer, olahragawan, dokter gigi, musisi, guru, ibu rumah tangga dan pekerja lapangan yang mengoperasikan alat bervibrasi seperti bor.

Pengobatan

Terapi untuk penderita tahap ringan adalah terapi konservatif alias tanpa operasi. Penderita diberi obat untuk meredakan rasa sakit, pembengkakan dan peradangan. Kemudian dilakukan fisioterapi yaitu menghangatkan peradangan dengan ultrasound, atau sinar laser.

Ada juga program latihan pergelangan tangan dan pemakaian wrist splint sejenis pembungkus untuk menetralkan posisi pergelangan tangan. Wrist split ada dua macam yang pertama bentuknya agak kaku tapi bisa digunakan saat bekerja dan yang kedua lebih kaku untuk dikenakan saat tidur karena saat tidur kita sering tanpa sadar membengkokan tangan

 Resiko terkena CTS adalah kurang lebih 10% untuk orang dewasa. Tetapi wanita mempunyai resiko 3 kali lipat lebih banyak untuk terkena Carpal Tunnel Syndrome dibandingkan dengan pria.

Profesi yang berisiko besar terancam CTS antara lain jenis pekerjaan yang banyak menggunakan tangan dalam jangka waktu panjang.

Jangan menganggap enteng masalah CTS ini karena akibat bisa mengakibatkan putusnya sendi pergelangan tangan sehingga tangan tidak dapat berfungsi dengan sebagaimana mestinya bahkan mungkin tidak bisa digerakkan sama sekali.

 

Tanda-tanda atau gejala :

* sering pegal dan atau nyeri, rasa kebas, dan parasthesia (seakan-akan terbakar dan bergetar) di ibu jari, telunjuk, dan jari tengah, atau pada beberapa pasien terjadi di telapak tangan.
* Susah menggenggam dan mengepalkan tangan.
* Sering menjatuhkan barang

Berikut ini adalah hal-hal yang kita anggap sepele tapi sangat besar dampaknya terhadap kemungkinan terkena CTS :

Keyboard

Untuk mengetahu apakah posisi duduk dan pergelangan tangan sudah nyaman, Anda bisa mengikuti cara ini: Letakkan tangan di bagian tengah keyboard lalu sesuaikan posisi kursi. Siku harus membentuk sudut 90 derajat begitu juga posisi lutut dengan lantai. Siku dan lutut harus paralel dengan lantai. Jika Anda harus meninggikan kursi tambahkan semacam injakan agar kaki tidak menggantung.

Kursi

Kursi yang baik digunakan saat bekerja dengan komputer adalah kursi yang  memiliki arm rest (legan kursi) yang menyangga siku. Cari kursi dengan arm rest empuk dan tidak terlalu panjang agar kursi bisa dimajukan untuk penyesuaian posisi dengan meja. Selain itu jangan lupa melakukan jeda rutin selama bekerja dengan komputer. Ini akan membantu otot pergelangan tangan untuk relaks sebelum kembali bekerja.

Pemakaian laptop atau notebook

Bentuknya yang compact cenderung memudahkan kita membawanya ke manapun. Namun karena relatif kecil, komputer compact ini memicu kekakuan dan keterbatasan ruang gerak saat digunakan. Untuk memperbaiki kondisi ini sebaiknya modifikasi penggunaan lap top dengan keyboard atau mouse komputer biasa. Terutama bila lap top dipakai bekerja untuk waktu yang lama atau merupakan alat kerja yang Anda pakai terus menerus. Lap top juga sebaiknya diletakkan lebih rendah dari pinggang, misalnya dipangkuan. Posisi ini mengurangi gerakan otot-otot di bagian tangan yang tak perlu.


Penyebab :

* Penggunaan tangan yang terlalu berlebihan seperti mengetik, memegang mouse, menggunakan HP.
* Faktor genetika
* Stress, trauma, kehamilan

Pencegahan :

Untuk no 1 dapat dicegah dengan melakukan hal-hal di bawah ini:

1. Beristirahat secara teratur setiap 15-20 menit dengan melekukkan dan meluruskan pergelangan tangan.
2. Jangan menempatkan keyboard pada posisi lebih tinggi atau lebih rendah daripada siku tangan.
3. Duduklah dengan tegak.
4. Jagalah agar tangan Anda selalu hangat.

Selain pencegahan secara eksternal seperti di atas, ada juga cara internal seperti gambar ilustrasi di bawah ini, cara meregangkan otot-otot pergelangan anda:

itulah beberapa pencegahan yang bisa kita lakukan. Karena kesehatan sangat berharga nilainya. Sehingga benar adanya pepatah yang mengatakan “Lebih baik Mencegah daripada Mengobati”. Walaupun hal tersebut terlihat sangat remeh, namun hal itu janganlah diabaikan begitu saja. Karena sesuatu yang berawal dari hal kecil dapat menyebabkan suatu hal yang besar.

36 Cara Praktis Untuk Menghemat Biaya Jalan-Jalan

Posted by Odhink De Lavega | Umum | Tuesday 21 June 2011 5:39 am

PERSIAPAN DARI RUMAH

(1) Riset, riset, riset sebelum bepergian – Jangan sepelekan riset sebelum Anda bergerak untuk membeli tiket pesawat. Contohnya: Seorang teman telah berencana untuk berlibur ke Bali pada suatu akhir pekan, sesampainya di sana ternyata semua objek wisata tutup dan hanya bandara yang beroperasi. Tahukah Anda mengapa? Karena teman saya datang pada waktu Hari Raya Nyepi. Saat di mana selama 24 jam semua warga Bali dilarang untuk beraktivitas, bahkan untuk menyalakan lampu. Akhirnya liburan teman saya pun hanya dihabiskan di bandara saja. Meluangkan waktu untuk mencari informasi tentang destinasi wisata akan menghemat banyak waktu dan uang Anda.

(2) Tentukan budget jalan-jalan Anda – Satu hal yang penting untuk mengontrol pengeluaran yang tidak perlu adalah menentukan budget jalan-jalan Anda. Tentukan budget minimal yang diperlukan untuk transportasi, akomodasi, dan biaya makan sehari-hari, kemudian lebihkan sekitar 30% untuk jaga-jaga. Dengan adanya budget awal, Anda akan mendapat batasan dan terhindar dari biaya-biaya yang tidak perlu.

(3) Pantau harga dollar – Biasanya saya menggunakan www.xe.com untuk melihat kurs terbaru. Apabila kebetulan dollar sedang jatuh, ada baiknya Anda segera membeli dollar. Untuk penukaran dalam jumlah besar, satu sen pun amat berarti.

(4) Pantau promosi tiket pesawat murah – Sekarang ada banyak sekali penerbangan yang memberikan promo besar-besaran, bahkan hingga 0 rupiah. Tentunya 0 rupiah ini adalah taktik marketing, sehingga Anda perlu mencermati syarat-syaratnya agar tidak kecewa di kemudian hari. Apabila Anda telah sepakat dengan segala konsekuensinya, promo ini mungkin cocok untuk Anda. FYI, teman saya pernah mendapatkan tiket pesawat senilai total Rp30.000,- (termasuk pajak) untuk sekali jalan ke Singapura.

TRANSPORTASI

(5) Jadilah fleksibel terhadap waktu keberangkatan dan destinasi wisata – Untuk tiket transportasi biasanya lebih murah apabila kita berangkat/pulang di hari kerja daripada saat akhir pekan. Contoh: Berangkat pada hari Selasa biasanya lebih murah daripada berangkat di hari Sabtu.

(6) Pesan tiket di jauh-jauh hari DAN bandingkan harga tiket antara satu maskapai penerbangan dengan yang lainnya – Seringkali maskapai penerbangan memberikan diskon apabila kita booking tiket di jauh-jauh hari, lakukanlah ini dan kemudian cek harga antara penerbangan yang satu dengan lainnya.

(7) Gunakan transportasi publik untuk mengunjungi berbagai tempat wisata – Hindari taksi sebisa mungkin, gunakan moda transportasi lokal untuk mendapatkan pengalaman hidup seperti warga setempat.

(8) Gunakan kaki sebagai alat transportasi jika masih memungkinkan – Datangi objek-objek wisata yang dekat dengan penginapan Anda dengan berjalan kaki, oleh karena itu pesanlah penginapan yang strategis dan dekat dengan objek wisata yang ingin Anda datangi.

(9) Gunakan kereta atau bus untuk perjalanan jauh – Apabila Anda memiliki banyak waktu Anda dapat memilih opsi ini. Daripada menggunakan pesawat, lebih baik Anda menggunakan kereta atau bus yang biasanya lebih murah dari tiket pesawat. Dengan menggunakan kereta/bus, Anda sekaligus dapat menikmati pemandangan di luar sana.

(10) Gunakan transportasi malam – Anda dapat tidur di dalam kereta/bus malam, untuk menghemat biaya menginap. Efektif apabila diterapkan untuk perjalanan jauh yang menghabiskan waktu berjam-jam.

(11) Bertanyalah kepada staf hostel/guesthouse – Tanyalah kepada mereka mengenai biaya standar transportasi dalam kota, dengan begitu Anda akan menghindari penipuan yang sering dilakukan oleh pengemudi kendaraan umum terhadap turis.

(12) Hindari bagasi dan biaya porter dengan travel light – Hindari membayar lebih untuk ekstra bagasi dengan membawa barang seperlunya saja, sehingga muat untuk dibawa ke dalam kabin. Anda pun terbebas dari antrian untuk check-in bagasi dan tidak perlu repot-repot menggunakan bantuan porter.

(13) Gunakan kartu berlangganan – Kartu berlangganan (contoh: EZlink untuk MRT di Singapore) amat berguna apabila Anda akan sering menggunakan transportasi publik. Hal ini pun akan mengatasi kerepotan karena perlunya menukarkan uang kecil untuk transportasi.

AKOMODASI

(14) Cari penginapan murah yang layak, kemudian bandingkan harga booking online DAN booking langsung dari website aslinya – Gunakan hostelworld.com dan website sejenis untuk mencari penginapan murah. Sebelumnya jangan lupa untuk memeriksa website penginapan yang telah kita pilih, karena terkadang lebih murah apabila kita booking langsung dari website aslinya. Ada pula beberapa situs yang menawarkan potongan harga sampai setengahnya jika Anda memesan lewat situs tersebut, termasuk untuk hotel di Bali. Kemudian lebih bagus lagi jika Anda mendapatkan penginapan yang menyediakan sarapan gratis untuk menghemat biaya makan. Anda dapat melihat beberapa review akomodasi di website ini.

(15) Cari penginapan yang strategis – Penginapan yang dekat dengan berbagai objek wisata akan tentunya menghemat biaya transportasi.

(16) Coba Couchsurfing – Apabila Anda tertarik untuk melebur dengan warga lokal dan mencoba mengikuti gaya hidup mereka, Anda dapat mencoba Couchsurfing.

(17) Bermalam di bandara – Opsi ini dapat dilakukan apabila Anda memiliki waktu transit yang lama ke penerbangan lanjutan. Lihat website Sleeping in Airports untuk tips-tips bermalam di bandara beserta informasi detailnya.

MAKANAN

(18) Belanja makanan dan minuman di toko kelontong lokal – Belilah cemilan, bahan masakan, maupun buah-buahan dari warung maupun toko kecil, daripada membelinya di toko yang lebih besar ataupun 7-11. Belilah air mineral dalam botol besar daripada membeli banyak dalam botol kecil.

(19) Bawalah makanan & botol air minum Anda sendiri – Saya dan teman-teman biasanya membawa snack, makanan (abon, selai, sambal sachet, dan sebagainya) dari rumah, ternyata hal ini amat menghemat biaya jalan-jalan kami.

(20) Makanlah di restoran lokal atau kaki lima – Terkadang tempat makan unik dan favorit hanya diketahui oleh penduduk lokal. Tanyalah kepada warga lokal yang Anda temui di jalan.

(21) Hindari minibar – Apabila Anda menginap di hotel yang memiliki minibar, pastikan Anda tidak mengambil apapun dari dalam kulkas, pajak hotel biasanya amat besar. Lebih baik Anda beli langsung dari supermarket lokal.

TUJUAN WISATA

(22) Rencanakan rute secara efektif dan efisien – Menggunakan Google Earth untuk merencanakan rute perjalanan akan menghemat waktu dan uang Anda.

(23) Jadilah tour-guide Anda sendiri – Buat buku panduan wisata Anda sendiri dengan mengandalkan internet.

(24) Ambil peta gratis di tourist information center – Banyak disediakan peta gratis di bandara internasional maupun hotel, informasinya pun tidak kalah lengkap dengan peta yang dijual di toko. Sebagai gantinya, biasanya peta gratis ini berisi banyak iklan.

(25) Cari info objek wisata gratis – Banyak objek wisata menarik yang tidak memerlukan biaya tiket masuk (entrance fee). Googling dan mencari info mengenai hal ini akan menghemat uang Anda cukup besar.

(26) Prioritaskan objek wisata yang ingin didatangi – Seringkali objek wisata terkenal menetapkan tarif masuk yang tinggi. Tidak ada salahnya apabila Anda amat ingin mendatangi objek wisata tersebut, yang perlu Anda lakukan adalah mengimbanginya sesuai dengan budget jalan-jalan Anda.

(27) Hindari tourist spot sebisa mungkin – Semua yang ada di tourist spot pada umumnya mahal. Batasi pengeluaran Anda semaksimal mungkin dengan membawa sendiri bekal dari rumah dan tahan keinginan Anda untuk membeli souvenir di dalam tourist spot ini, karena dapat dipastikan harganya akan sangat mahal dibandingkan Anda membelinya di tempat lain.

(28) Hindari paket wisata jika memungkinkan – Paket tur terkadang hanya melelahkan dibanding menyenangkan, karena jatah waktu untuk menjelajahi sebuah objek wisata seringkali dibatasi, sehingga terkadang kita merasa kurang puas. Untuk itu, sewalah kendaraan lokal untuk menjelajahi lingkungan tempat Anda berada, contohnya seperti sepeda, sepeda motor, tuk-tuk, atau angkot.

BELANJA

(29) Definisikan ulang konsep Anda tentang “oleh-oleh” – Oleh-oleh tidak perlu mahal, yang penting berkesan. Beberapa oleh-oleh yang murah namun tetap unik adalah kartu pos, bros, gantungan kunci, T-Shirt, scarf, coklat, cemilan tradisional. Carilah oleh-oleh yang mencerminkan lokalitas daerah setempat. Jadilah kreatif.

(30) Belilah oleh-oleh di pasar tradisional DAN tawar harga semurah mungkin – Menawar harga di pasar tradisional adalah hal yang wajar, gunakan keahlian menawar terbaik Anda dan Anda tidak akan menyesal. Tips untuk menawar: Tawarlah 50% dari harga awal. Tapi lihat juga dari kualitas dan harga awal barangnya, jangan sampai Anda menawar keterlaluan karena akan menyinggung si penjual.

KOMUNIKASI

(31) Cari lokasi yang menyediakan internet gratis atau WiFi – Pilihlah penginapan yang menyediakan layanan internet gratis, atau apabila tidak ada, biasanya fasilitas internet gratis tersedia pula di kafe atau kedai kopi (seharga satu cangkir kopi). Carilah penawaran terbaik sebelum Anda login internet.

(32) Gunakan Skype – Untuk telepon keluar kota maupun negeri, gunakanlah Skype untuk menghemat biaya komunikasi.

(33) Belilah SIM Card dengan nomer lokal – Apabila Anda akan sering menggunakan telepon selular, membeli SIM Card dengan nomer lokal merupakan keputusan bijak. Dengan demikian Anda akan menghemat biaya untuk penggunaan telepon domestik.

CARA HEMAT LAINNYA

(34) Hindari menukar uang di bandara dan spot wisata terkenal – Biasanya money changer di dalam bandara akan memberikan kurs terendah, maka lebih baik Anda mencari bank atau money changer di dalam kota untuk menukar mata uang.

(35) Cucilah baju Anda sendiri – Bawalah deterjen dari rumah dan cuci baju Anda sendiri, daripada menggunakan laundry service selama di perjalanan.

(36) Gunakan kartu identitas mahasiswa/i dan tanyakan potongan harga untuk manula – Apabila Anda masih pelajar, Anda beruntung, banyak tempat yang menawarkan potongan harga untuk pelajar. Apabila Anda traveling dengan manula, Anda pun mungkin akan mendapatkan senior discount juga. Pastikan Anda menanyakan mengenai hal ini.

+1 TIPS TAMBAHAN…
Ada satu tips tambahan yang saya kutip dari NPR: “Nine Tips To Travel Cheap (But Not Stupid)”:

(37) Don’t Be Too Cheap – Jangan kelewat murahan ataupun keterlaluan dalam berhemat, karena nantinya Anda sendiri yang akan menyesal. Jangan lupakan bahwa konsep backpacking adalah “membeli pengalaman”.

“You can go through a lifetime of regret for being too cheap,” Weissmann says.

He knows from experience. He says he was backpacking in Egypt when he found himself in Luxor, near the Valley of the Kings. The admission price was $20, which was his entire budget for the day.

“There were budget travelers saying, ‘$20? What a ripoff,'” he remembers.

But Weissmann says he paid the fee. “I was cheap, but I wasn’t stupid,” he says.


Prepare Budget Carefully.

Singkatan-Singkatan Netter

Posted by Odhink De Lavega | Umum | Friday 3 June 2011 2:37 am

Berikut adalah singkatan singkatan dari netter – khususnya luar negri yang mungkin belum kamu ketahui

AFAIK — As Far As I Know
AFK — Away From Keyboard
ASAP — As Soon As Possible
BAS — Big Ass Smile
B4 — Before
BBL — Be Back Later
BBN — Bye Bye Now
BBS — Be Back Soon
BEG — Big Evil Grin
BF — Boyfriend
BIBO — Beer In, Beer Out
BRB — Be Right Back
BTW — By The Way
BWL — Bursting With Laughter
C&G — Chuckle and Grin
CICO — Coffee In, Coffee Out
CID — Crying In Disgrace
CNP — Continued (in my) Next Post
CP — Chat Post(a chat message)
CRBT — Crying Real Big Tears
CSG — Chuckle Snicker Grin
CYA — See You (Seeya)
CYAL8R — See You Later (Seeyalata)
CUL8R — See You Later
DLTBBB — Don’t Let The Bed Bugs Bite
EG — Evil Grin
EMSG — Email Message
FC — Fingers Crossed
FTBOMH — From The Bottom Of My Heart
FYI — For Your Information
FWIW — For What It’s Worth
GAL — Get A Life
GF — Girlfriend
GFN — Gone For Now
GMBA — Giggling My Butt Off
GMTA — Great Minds Think Alike
GR8 — Great
GTSY — Glad To See You
H&K — Hug and Kiss
HABU — Have A Better ‘Un
HAGN — Have A Good Night
HAGU — Have A Good ‘Un
HHIS — Hanging Head in Shame
HUB — Head Up Butt
IAE — In Any Event
IC — I See
IGP — I Gotta Pee
IMNSHO — In My Not So Humble Opinion
IMO — In My Opinion
IMCO — In My Considered Opinion
IMHO — In My Humble Opinion
IOW — In Other Words
IRL — In Real Life
IWALU — I Will Always Love You
IWO — In Other Words
JMO — Just My Opinion
JTLYK — Just To Let You Know
KIT — Keep In Touch
KOC — Kiss On Cheek
KOL — Kiss On Lips
L8R — Later
L8R — G8R Later ‘Gater
LHM — Lord Help Me
LHO — Laughing Head Off
LHU — Lord Help Us
LMAO — Laughing My Ass Off
LMSO — Laughing My Socks Off
LTNS — Long Time No See
LOL — Laugh Out Loud
LSHMBB — Laughing So Hard My Belly is Bouncing
LSHMBH — Laughing So Hard My Belly Hurts
LSHTTARDML — Laughing So Hard The Tears Are Running Down My Leg
LTNS — Long Time No See
LTS — Laughing To Self
LUWAMH — Love You With All My Heart
LY — Love Ya
MTF — More To Follow
NRN — No Reply Necessary
NADT — Not A Darn Thing
OIC — Oh, I See
OL — Old Lady (significant other)
OM — Old Man (significant other)
OTOH — On The Other Hand
OTTOMH — Off The Top of My Head
PDS — Please Don’t Shoot
PITA — Pain In The Ass
PM — Private Message
PMFJI — Pardon Me For Jumping In
PMP — Peed My Pants
POAHF — Put On A Happy Face
QSL — Reply
QSO — Conversation
QT — Cutie
ROFL — Rolling On Floor Laughing
ROFLAPMP — ROFL And Peeing My Pants
ROFLMAO — ROFL My Ass Off
ROFLMAOAY — ROFLMAO At You
ROFLMAOWTIME — ROFLMAO With Tears In My Eyes
ROFLUTS ROFL — Unable to Speak
RTFM — Read The Fucking Manual!
SETE — Smiling Ear To Ear
SHID — Slaps Head In Disgust
SNERT — Snot-Nosed Egotistical Rude Teenager
SO — Significant Other
SOT — Short Of Time
SOTMG — Short Of Time Must Go
SWAK — Sealed With A Kiss
SWAS — Scientific Wild Ass Guess
SWL — Screaming with Laughter
SYS — See You Soon
TA — Thanks Again
TGIF — Thank God It’s Friday
TCOY — Take Care Of Yourself
TILII — Tell It Like It Is
TNT — Till Next Time
TOY — Thinking Of You
TTFN — Ta Ta For Now
TTYL — Talk To You Later
WAS — Wild Ass Guess
WB — Welcome Back
WTH — What/Who The Heck (or sub an ‘F’ for the ‘H’
WTF — What the fuck
YBS — You’ll Be Sorry
YG — Young Gentleman
YL — Young Lady
YM — Young Man

Anti Netcut Penangkal Netcut

Posted by Odhink De Lavega | Umum | Sunday 22 May 2011 9:54 am
Beberapa bulan yang lalu, saya pernah menulis tentang cara mengontrol bandwidth di sebuah jaringan hotspot menggunakan sebuah aplikasi bernama Netcut. Melalui software ini, seseorang bisa memutus dan membuka akses user lainnya yang ada dalam satu jaringan dengannya. 

Seperti halnya sebuah penyakit, pada umumnya memiliki obat atau penangkalnya masing2. Begitu juga dengan netcut. Nama software penangkalnya sendiri tidak jauh-jauh dari nama penyakitnya, yaitu Anti Netcut

Dengan menggunaka antinetcut, maka dijamin Anda akan terhindar dari orang-orang iseng yang menggunakan netcut untuk mengusai bandwidth atau sekedar ingin mengerjai user lainnya. Bahkan kita bisa mengetahui siapa yang sedang menggunakan/menjalankan netcut dalam jaringan tersebut.

Oke, supaya tidak berpanjang lebar, silahkan download anti netcut-nya di SINI. Setelah itu instal softwarenya di komputer Anda. Jangan lupa jalankan anti netcutnya setiap Anda terhubung ke sebuah jaringan hotspot atau LAN, supaya terbebas dari serangan software netcut. 

Yang perlu Anda sadari adalah, software semacam ini (netcut) layaknya sebuah virus, yang selalu berada selangkah di depan dari anti virus itu sendiri. Jadi, selalu pastikan Anti Netcut yang Anda gunakan adalah versi atau update-an  terbaru.

MELURUSKAN SEJARAH PEDANG JEPANG

Posted by Odhink De Lavega | Umum | Saturday 16 April 2011 10:42 am

“MELURUSKAN SEJARAH PEDANG JEPANG”

Tidak ada lho pedang sabuk dalam sejarah jepang …

kata “Samurai” untuk menjelaskan sebuah pedang jepang adalah salah kaprah … yang mendekati benar adalah PEDANG SAMURAI …

Banyak orang berpendapat bahwa pedang jepang atau lebih umum dikenal sebagai pedang samurai (alias pedang “nya” samurai, karena samurai = ksatria alias ORANGNYA, bukan nama pedang) hanya memiliki satu bentuk yang umum, satu mata potong, melengkung di bagian agak tengah dan ada garis temper line yang seperti gelombang …

Sebenarnya, pedang jepang sudah mengalami evolusi dan berubah bentuknya dari abad ke abad. Dalam banyak kasus, ilmu tentang perubahan bentuk pedang (sugata) ini dapat membantu kita mengenali kapan sebuah pedang dibuat. Beberapa perubahan dikarenakan perubahan taktik perang, jenis armor (perisai pelindung) atau hanya perubahan mode yang lagi trend di Era itu

Sebenarnya kata “pedang samurai” juga tidak tepat, kata paling tepat dalam bahasa Indonesia adalah “pedang jepang.” Untuk lebih jelas, silahkan baca pelan-pelan sampai akhir ya … semoga tidak bosan

MARI KITA MULAI

periode sejarah jepang dibagi menjadi dua, periode waktu dan periode pedang, untuk mudahnya, silahkan lihat diagram dibawah, karena kata-kata dalam diagram itu akan banyak saya gunakan setelahnya

Spoiler for periode waktu jepang

Pedang tertua (yang dibuat sebelum tahun 900 masehi) atau sebelum Era Heian disebut Pedang Jokoto, dengan bentuk khasnya yang lurus, datar, dangan sisi potong seperti pahat (kiriha-zukuri), dan ujung tusuk (kissaki) seperti pahat (kamasu kissaki). Beberapa malah dibuat dengan dua sisi potong. Pedang jenis ini biasa disebut CHOKUTO, yang kemungkinan dipengaruhi oleh pedang buatan China yang sampai ke Jepang lewat semenanjung Korea.

Jenis pedang ini masih dibuat di abad-abad berikut, tapi hanya digunakan sebagai persembahan kepada kuil, dan TIDAK dipakai untuk pertempuran

Spoiler for jokoto/chokuto

 

contoh dari Era Heian

Spoiler for Heian Chokuto

Ada juga satu jenis pedang yang dibuat pada Era ini, sekitar tahun 700 – 800 masehi, dengan ujung tajam pedang dibuat dua sisi (atas dan bawah) sampai sepertiga dari punggung pedang. Tipe paling terkenal dari jenis ini dibuat sekitar tahun 900 Masehi dan dikenal dengan Kogarasu-Maru Tachi (Pedang Burung Gagak Kecil). Karena bentuknya yang unik, pedang jenis ini juga masih dibuat berabad-abad kemudian

Spoiler for kogarasu maru

 

Spoiler for kogarasu maru

Pedang jepang tertua yang memiliki satu sisi potong dan melengkung (shinogi-zukuri tachi) berasal dari akhir Era Heian dan merupakan pedang kavaleri (maksudnya adalah digunakan dengan SATU TANGAN dari atas kuda) dan BUKAN dengan gaya samurai dua tangan yang sering kita lihat. Bilah pedang ini termasuk panjang untuk ukuran tinggi orang jepang, dengan rata-rata bilah diatas 70 cm (belum termasuk gagang pedang) dengan lengkungan maksimal ada di dekat gagang pedang (lihat gambar), dan ujung tusuk (kissaki pendek) dengan bilah pedang yang sempit (agak rapuh)

Spoiler for Heian tachi

 

Jadi :

TACHI = pedang kavaleri atau dalam bahasa bule = SABER

KATANA = pedang pasukan berjalan

Pada awal Era Kamakura, tachi (pedang kavaleri) menjadi lebih kuat, bilah pedang menjadi lebih lebar lengkungan yang dikurangi, tapi tetap dengan ujung tusuk pendek (ko kissaki), dan lengkungan yang tadi dekat dengan gagang mulai bergerak ke tengah pedang (tori-sori). Pada Era pertengahan Kamakura, tachi dibuat dengan lengkungan yang sangat minim, dan ujung tusuk sangat pendek (ikubi-kissaki)

Spoiler for kamakura tachi

Jenis pedang jepang yang sangat sering kita lihat di Era sekarang muncul di pertengahan Era Kamakura, dimana pedang yang dibuat menjadi lebih pendek daripada Era sebelumnya, dengan lengkungan yang dikurangi, dan ujung tusuk medium (chu kissaki)

Spoiler for kamakura tachi

 

Selama Era Nambokucho, pedang jepang menjadi flamboyan, dengan bilah yang lebar, sedikit lengkungan dan ujung tusuk yang panjang (o kissaki). Banyak chokuto (lihat diatas), pedang lurus juga diproduksi di Era ini, juga pedang no-dachi yang terkenal, dengan panjang pedang lebih dari 125 cm … tapi karena pedang super panjang ini susah digunakan, akhirnya gaya ini ditinggalkan

Spoiler for nambokucho tachi

 

Perubahan bentuk pedang paling banyak terjadi pada awal Era Muromachi, karena taktik perang berubah dari kavaleri menjadi infanteri … inilah KELAHIRAN KATANA … !!

Spoiler for muromachi – birth of katana

 

Katana awal tidak lebih dari tachi (pedang kavaleri) yang dipendekkan, dan karena itu memiliki bentuk sama dengan pedang dari Era Kamakura. Katana lebih pendek dari tachi, dan dipakai dengan sisi tajam menghadap ke atas (tachi dipakai dengan sisi tajam menghadap ke bawah), dimana pemakaian ini memudahkan pedang dicabut dari posisi berdiri oleh samurai berjalan

Katana Era Muromachi adalah bentuk klasik pedang jepang Era kini, cengan panjang pedang antara 67,5 – 75 cm, dengan lengkungan ringan, dan ujung tusuk medium (chu kissaki). Perubahan lain terjadi di akhir Era Muromachi dan Era Momoyama, dimana bilah pedang menjadi lebih lebar dengan ujung tusuk lebih besar, tapi perubahan ini sukar dibedakan, kecuali oleh mata yang terlatih

Spoiler for momoyama katana

Setelah itu, Jepang memasuki masa damai 250 tahun yang dikenal dengan masa Edo …. Bentuk pedang juga berubah dan ini menandai akhir masa Koto (pedang lama) dan masuk ke masa Shinto (pedang modern)

Spoiler for edo katana shape

Akhir Era Edo, pembuatan pedang sedang menurun, karena negara sedang dalam masa damai, banyak pedang yang dibuat hanya untuk pameran, bukan untuk perang. Pedang-pedang ini biasanya punya hamon (temper line) yang indah, kalau tidak mau dikatakan norak, dan ukiran-ukiran rumit (horimono). Dalam ilmu perpedangan jepang, masa ini dikatakan sebagai masa kemunduran pedang jepang

Spoiler for edo katana

Biasanya, dalam masa ekstrim seperti ini, akan ada pembaharu … demikian juga dengan masa kemunduran ini, yang terjadi pada akhir era Edo (sekitar 1780) dan menandai dimulainya Era Pedang Shinsinto dengan munculnya ahli pembuat pedang Suishinshi Masahide, yang mempelopori kembalinya pembuatan pedang kepada kualitas Era Koto. Selama masa Shinshinto, pedang yang dibuat umumnya adalah kopi dari pedang Era Koto, dan uniknya, ada beberapa pedang kogarasu maru yang juga dibuat di masa ini.

Spoiler for Suishinsi katana


ERA MASA KINI

Dengan dibukanya Jepang kepada peradaban barat oleh Komodor Perry di pertengahan abad 19 dan Restorasi Meiji, pembuatan pedang jepang tradisional hampir saja punah. Kaisar Meiji melarang pemakaian pedang dan menghapuskan kasta samurai … DENGAN DEMIKIAN, SEMUA PEDANG SETELAH TAHUN 1876 BUKAN LAGI DISEBUT PEDANG SAMURAI … karena setelah tahun itu TIDAK ADA LAGI SAMURAI DI JEPANG.

Ini juga menandai masa banyaknya pedang tradisional jepang yang dibawa ke Barat. Banyak koleksi di Inggris dan di Amerika terkumpul pada masa ini … hanya sedikit sekali pedang yang dibuat secara tradisional pada masa ini, umumnya hanya untuk persembahan kuil, karena Jepang memulai mengadopsi gaya barat untuk pedang kavaleri mereka, yang dibuat dengan menggunakan mesin. Baru pada tahun 1930an, dimana Jepang mulai mengekspansi Asia, pedang tradisional mulai dibuat kembali … yang disebut dengan Era Showa

contoh : Kyu Gunto dengan model saber

Spoiler for kyu gunto saber type

Era Showa ini menghasilkan pedang dengan banyak kualitas, dari yang dibuat secara tradisional (nihonto – gendaito), sampai kepada bilah buatan mesin (showato) dengan berbagai macam variasinya. Sebagian besar dibuat berdasarkan spek militer, dengan panjang bilah antara 62,5 cm – 70 cm, dan ujung tusuk medium (chu-kissaki). Pedang yang dibuat pada masa ini dengan pengecualian yang dibuat dengan cara tradisional TIDAK MEMILIKI NILAI dari sisi keotentikan pedang jepang, selain sebagai pedang latih atau relik militer

ini contoh yang dibuat dengan teknik tradisional, menggunakan koshirae katana biasa

Spoiler for shinsakuto

sedangkan yang diaku-aku pedang samurai sabuk itu adalah pedang militer jepang yang tertinggal saat pendudukan jepang di tahun 1942-1945 … yang dikenal bukan dengan nama “samurai” tapi “GUNTO” … atau pedang militer jepang

pedang muncul di Indonesia dan di seluruh jajahan jepang selama perang dunia kedua adalah pedang ini … coba lihat sendiri … mirip enggak ma pedang sabuk ??

Spoiler for shin gunto

 

tambahan, biar nggak bingung mengenai kissaki

Spoiler for kissaki

Kissaki adalah ujung tusuk dan ini KHAS pedang jepang … ditandai dengan garis lurus kebawah yang dinamakan YOKOTE 

saking banyaknya yang tanya, sampe gatel gw ….

PEDANGNYA KENSHIN HIMURA DI SAMURAI X GIMANA ??

Spoiler for sakabato

sakabato ini adalah pedang fantasi, ciptaan pengarang anime Samurai X, tidak pernah ada dalam sejarah Jepang … setelah filemnya populer barulah orang membuat replikanya

KESIMPULAN

Kita melihat dari atas ke bawah, tidak ada namanya PEDANG SABUK dalam sejarah Jepang, dan kecuali anda punya pedang yang dibuat sebelum 1876, pedang anda secara teknis BUKAN pedang samurai …

walau Chokuto sekilas mirip pedang sabuk, pada dasarnya semua pedang jepang dibuat dari tamahagane (bijih besi) atau gampangnya terbuat dari CARBON STEEL, tidak ada yang dari titanium, dll dan karena dari CARBON STEEL, bilah ini TIDAK MUNGKIN BISA DIBUAT SABUK … bengkok karena pertempuran bisa, tapi kalau dipaksa bengkok terlalu parah akan rusak, boro-boro dibuat sabuk

Dan karena dibuat dari carbon steel, cara paling mudah membedakan pedang jepang ASLI dengan iaito atau dengan pedang palsu (ngaku2 buatan jepang) adalah menempelkannya ke magnet. Pedang ASLI AKAN NEMPEL di magnet

Jepang baru membuka diri dari politik isolasi sejak pertengahan abad 19 … dan sebelum itu mereka sama sekali tidak menganut budaya barat (kecuali penggunaan senapan) dan itupun khas jepang
dan tidak pernah ada pedang jepang dari segala masa yang menulis angka abjad latin 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 0 … logika aja, mereka kan mengertinya huruf KANJI … mana ada pedang tahun 1205 ditulis di bilahnya ?? aneh2 aja …

terakhir, kalau anda melihat keindahan pedang jepang di gambar yang saya berikan diatas, anda akan paham benar, bahwa yang dikatakan samurai selendang dkk itu SANGAT JELEK, SANGAT KASAR dibandingkan aslinya …

mantetsu to memiliki mata potong RC70 …. ini bisa mencincang habis chain mail, gak usah paku …
diadu dengan pedang murah yang cuma RC 60 … seperti motong lidi … lalu kenapa ??

SO WHAT ??

lagipula siapa yang ngajari tes aneh ini ?? tes potong pedang jepang dinamakan tameshigiri, dan ini dulu dicobakan ke tubuh manusia (kriminal yang dihukum mati), dan hasilnya diukir di gagang pedang ini

Spoiler for tameshigiri:

hasilnya


pedang jepang hanya dibuat untuk memotong satu hal … DAGING MANUSIA … saat ini tes itu sudah diganti dengan tatami basah yang mewakili leher manusia …

nggak pernah ada tes bodoh dengan paku … itu potensial merusak pedangnya ,Semoga memberi pencerahan

Siapakah Syeikh Abdul Qodir Jaelani

Posted by Odhink De Lavega | Umum | Thursday 9 December 2010 5:46 am

Sering kita mendengar tentang nama seorang sufi besar dan ulama besar bernama Syekh Abdul Qodir Jaelani, atau ada yang menyebut Jiilani. Siapakah sebenarnya beliau? Apa yang menjadi pandangan beliau yang jelas tentu tetap berpegang pada junjungan kita Nabi Besar Sayyidina Muhammad SAW…berikut informasi dikumpulkan dari berbagai macam sumber…

Syeikh Abdul Qodir Jaelani (bernama lengkap Muhy al-Din Abu Muhammad Abdul Qodir ibn Abi Shalih Zango Dost al-Jaelani) lahir di Jailan atau Kailan tahun 470 H/1077 M, sehingga diakhir nama beliau ditambahkan kata Al Jailani atau Al Kailani atau juga Al Jiliydan.(Biaografi beliau dimuat dalam Kitab Adz Dzail ‘Ala Thabaqil Hanabilah I/301-390, nomor 134, karya Imam Ibnu Rajab Al Hambali). Beliau wafat pada hari Sabtu malam, setelah maghrib, pada tanggal 9 Rabi’ul Akhir di daerah Babul Azajwafat di Baghdad pada 561 H/1166 M.

Dalam usia 8 tahun ia sudah meninggalkan Jilan menuju Baghdad pada tahun 488 H/1095 M. Karena tidak diterima belajar di Madrasah Nizhamiyah Baghdad, yang waktu itu dipimpin Ahmad al-Ghazali, yang menggantikan saudaranya Abu Hamid al-Ghazali.

Masa Muda

Beliau meninggalkan tanah kelahiran, dan merantau ke Baghdad pada saat beliau masih muda. Di Baghdad belajar kepada beberapa orang ulama’ seperti Ibnu Aqil, Abul Khatthat, Abul Husein Al Farra’ dan juga Abu Sa’ad Al Muharrimi. Beliau belajar sehingga mampu menguasai ilmu-ilmu ushul dan juga perbedaan-perbedaan pendapat para ulama’. Suatu ketika Abu Sa’ad Al Mukharrimi membangun sekolah kecil-kecilan di daerah yang bernama Babul Azaj. Pengelolaan sekolah ini diserahkan sepenuhnya kepada Syeikh Abdul Qadir Al Jailani. Beliau mengelola sekolah ini dengan sungguh-sungguh. Bermukim disana sambil memberikan nasehat kepada orang-orang yang ada tersebut. Banyak sudah orang yang bertaubat setelah mendengar nasehat beliau. Banyak orang yang bersimpati kepada beliau, lalu datang ke sekolah beliau, sehingga sekolah itu tidak muat menampungnya.

Murid-murid beliau banyak yang menjadi ulama’ terkenal. Seperti Al Hafidz Abdul Ghani yang menyusun kitab Umdatul Ahkam Fi Kalami Khairil Anam. Juga Syeikh Qudamah penyusun kitab fiqh terkenal Al Mughni.

Perkataan ulama tentang beliau : Syeikh Ibnu Qudamah rahimahullah ketika ditanya tentang Syeikh Abdul Qadir, beliau menjawab, ” kami sempat berjumpa dengan beliau di akhir masa kehidupannya. Beliau menempatkan kami di sekolahnya. Beliau sangat perhatian terhadap kami. Kadang beliau mengutus putra beliau yang bernama Yahya untuk menyalakan lampu buat kami. Beliau senantiasa menjadi imam dalam shalat fardhu.”

Syeikh Ibnu Qudamah sempat tinggal bersama beliau selama satu bulan sembilan hari. Kesempatan ini digunakan untuk belajar kepada Syeikh Abdul Qadir Al Jailani sampai beliau meninggal dunia. (Siyar A’lamin NubalaXX/442). Beliau adalah seorang ‘alim. Beraqidah Ahlu Sunnah, mengikuti jalan Salafush Shalih. Dikenal banyak memiliki karamah-karamah. Tetapi banyak (pula) orang yang membuat-buat kedustaan atas nama beliau. Kedustaan itu baik berupa kisah-kisah, perkataan-perkataan, ajaran-ajaran, “thariqah” yang berbeda dengan jalan Rasulullah, para sahabatnya, dan lainnya. Diantaranya dapat diketahui dari perkataan Imam Ibnu Rajab, ”

Syeikh Abdul Qadir Al Jailani adalah seorang yang diagungkan pada masanya. Diagungkan oleh banyak para syeikh, baik ‘ulama dan para ahli zuhud. Beliau banyak memiliki keutamaan dan karamah. Tetapi ada seorang yang bernama Al Muqri’ Abul Hasan Asy Syathnufi Al Mishri (Nama lengkapnya adalah Ali Ibnu Yusuf bin Jarir Al Lakh-mi Asy Syath-Nufi. Lahir di Kairo tahun 640 H, meninggal tahun 713 H. Dia dituduh berdusta dan tidak bertemu dengan Syeikh Abdul Qadir Al Jailani) mengumpulkan kisah-kisah dan keutamaan-keutamaan Syeikh Abdul Qadir Al Jailani dalam tiga jilid kitab. Dia telah menulis perkara-perkara yang aneh dan besar (kebohongannya ). Cukuplah seorang itu berdusta, jika dia menceritakan yang dia dengar. Aku telah melihat sebagian kitab ini, tetapi hatiku tidak tentram untuk berpegang dengannya, sehingga aku tidak meriwayatkan apa yang ada di dalamnya. Kecuali kisah-kisah yang telah masyhur dan terkenal dari selain kitab ini. Karena kitab ini banyak berisi riwayat dari orang-orang yang tidak dikenal. Juga terdapat perkara-perkara yang jauh ( dari agama dan akal ), kesesatan-kesesatan, dakwaan-dakwaan dan perkataan yang batil tidak berbatas. (Seperti kisah Syeikh Abdul Qadir menghidupkan ayam yang telah mati, dan sebagainya.) semua itu tidak pantas dinisbatkan kepada Syeikh Abdul Qadir Al Jailani rahimahullah. Kemudian aku dapatkan bahwa Al Kamal Ja’far Al Adfwi (Nama lengkapnya ialah Ja’far bin Tsa’lab bin Ja’far bin Ali bin Muthahhar bin Naufal Al Adfawi. Seoarang ‘ulama bermadzhab Syafi’i. Dilahirkan pada pertengahan bulan Sya’ban tahun 685 H. Wafat tahun 748 H di Kairo. Biografi beliau dimuat oleh Al Hafidz di dalam kitab Ad Durarul Kaminah, biografi nomor 1452.) telah menyebutkan, bahwa Asy Syath-nufi sendiri tertuduh berdusta atas kisah-kisah yang diriwayatkannya dalam kitab ini.”(Dinukil dari kitab At Tashawwuf Fii Mizanil Bahtsi Wat Tahqiq, hal. 509, karya Syeikh Abdul Qadir bin Habibullah As Sindi, Penerbit Darul Manar, Cet. II, 8 Dzulqa’dah 1415 H / 8 April 1995 M.). Imam Ibnu Rajab juga berkata, ” Syeikh Abdul Qadir Al Jailani rahimahullah memiliki pemahaman yang bagus dalam masalah tauhid, sifat-sifat Allah, takdir, dan ilmu-ilmu ma’rifat yang sesuai dengan sunnah. Beliau memiliki kitab Al Ghunyah Li Thalibi Thariqil Haq, kitab yang terkenal. Beliau juga mempunyai kitab Futuhul Ghaib. Murid-muridnya mengumpulkan perkara-perkara yang berkaitan dengan nasehat dari majelis-majelis beliau. Dalam masalah-masalah sifat, takdir dan lainnya, ia berpegang dengan sunnah. Beliau membantah dengan keras terhadap orang-orang yang menyelisihi sunnah.”

Syeikh Abdul Qadir Al Jailani menyatakan dalam kitabnya, Al Ghunyah, ” Dia (Allah ) di arah atas, berada diatas ‘arsyNya, meliputi seluruh kerajaanNya. IlmuNya meliputi segala sesuatu.” Kemudian beliau menyebutkan ayat-ayat dan hadist-hadist, lalu berkata ” Sepantasnya menetapkan sifat istiwa’ ( Allah berada diatas ‘arsyNya ) tanpa takwil ( menyimpangkan kepada makna lain ). Dan hal itu merupakan istiwa’ dzat Allah diatas arsy.” (At Tashawwuf Fii Mizanil Bahtsi Wat Tahqiq, hal. 515). Ali bin Idris pernah bertanya kepada Syeikh Abdul Qadir Al Jailani, ” Wahai tuanku, apakah Allah memiliki wali (kekasih ) yang tidak berada di atas aqidah ( Imam ) Ahmad bin Hambal?” Maka beliau menjawab, ” Tidak pernah ada dan tidak akan ada.”( At Tashawwuf Fii Mizanil Bahtsi Wat Tahqiq, hal. 516).

Perkataan Syeikh Abdul Qadir Al Jailani tersebut juga dinukilkan oleh Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam kitab Al Istiqamah I/86. Semua itu menunjukkan kelurusan aqidahnya dan penghormatan beliau terhadap manhaj Salaf.

Sam’ani berkata, ” Syeikh Abdul Qadir Al Jailani adalah penduduk kota Jailan. Beliau seorang Imam bermadzhab Hambali. Menjadi guru besar madzhab ini pada masa hidup beliau.” Imam Adz Dzahabi menyebutkan biografi Syeikh Abdul Qadir Al Jailani dalam Siyar A’lamin Nubala, dan menukilkan perkataan Syeikh sebagai berikut,”Lebih dari lima ratus orang masuk Islam lewat tanganku, dan lebih dari seratus ribu orang telah bertaubat.”

Imam Adz Dzahabi menukilkan perkataan-perkataan dan perbuatan-perbuatan Syeikh Abdul Qadir yang aneh-aneh sehingga memberikan kesan seakan-akan beliau mengetahui hal-hal yang ghaib. Kemudian mengakhiri perkataan, ”Intinya Syeikh Abdul Qadir memiliki kedudukan yang agung. Tetapi terdapat kritikan-kritikan terhadap sebagian perkataannya dan Allah menjanjikan (ampunan atas kesalahan-kesalahan orang beriman ). Namun sebagian perkataannya merupakan kedustaan atas nama beliau.”( Siyar XX/451 ). Imam Adz Dzahabi juga berkata, ” Tidak ada seorangpun para kibar masyasyeikh yang riwayat hidup dan karamahnya lebih banyak kisah hikayat, selain Syeikh Abdul Qadir Al Jailani, dan banyak diantara riwayat-riwayat itu yang tidak benar bahkan ada yang mustahil terjadi“.

Syeikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhali berkata dalam kitabnya, Al Haddul Fashil,hal.136, ” Aku telah mendapatkan aqidah beliau ( Syeikh Abdul Qadir Al Jailani ) didalam kitabnya yang bernama Al Ghunyah. (Lihat kitab Al-Ghunyah I/83-94) Maka aku mengetahui bahwa dia sebagai seorang Salafi. Beliau menetapkan nama-nama dan sifat-sifat Allah dan aqidah-aqidah lainnya di atas manhaj Salaf. Beliau juga membantah kelompok-kelompok Syi’ah, Rafidhah,Jahmiyyah, Jabariyyah, Salimiyah, dan kelompok lainnya dengan manhaj Salaf.” (At Tashawwuf Fii Mizanil Bahtsi Wat Tahqiq, hal. 509, karya Syeikh Abdul Qadir bin Habibullah As Sindi, Penerbit Darul Manar, Cet. II, 8 Dzulqa’dah 1415 H / 8 April 1995 M.)

Inilah tentang beliau secara ringkas. Seorang ‘alim Salafi, Sunni, tetapi banyak orang yang menyanjung dan membuat kedustaan atas nama beliau. Sedangkan beliau berlepas diri dari semua kebohongan itu. Wallahu a’lam bishshawwab.

Kesimpulannya beliau adalah seorang ‘ulama besar. Apabila sekarang ini banyak kaum muslimin menyanjung-nyanjungnya dan mencintainya, maka itu adalah suatu kewajaran. Bahkan suatu keharusan. Akan tetapi kalau meninggi-ninggikan derajat beliau di atas Rasulullah shollallahu’alaihi wasalam, maka hal ini merupakan kekeliruan yang fatal. Karena Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasalam adalah rasul yang paling mulia diantara para nabi dan rasul. Derajatnya tidak akan terkalahkan disisi Allah oleh manusia manapun. Adapun sebagian kaum muslimin yang menjadikan Syeikh Abdul Qadir Al Jailani sebagai wasilah ( perantara ) dalam do’a mereka, berkeyakinan bahwa do’a seseorang tidak akan dikabulkan oleh Allah, kecuali dengan perantaranya. I

Jadi sudah menjadi keharusan bagi setiap muslim untuk memperlakukan para ‘ulama dengan sebaik mungkin, namun tetap dalam batas-batas yang telah ditetapkan syari’ah.

Pada tahun 521 H/1127 M, dia mengajar dan berfatwa dalam semua madzhab pada masyarakat sampai dikenal masyarakat luas. Selama 25 tahun Abdul Qadir Jaelani menghabiskan waktunya sebagai pengembara sufi di Padang Pasir Iraq dan akhirnya dikenal oleh dunia sebagai tokoh sufi besar dunia Islam. Selain itu dia memimpin madrasah dan ribath di Baghdad yang didirikan sejak 521 H sampai wafatnya di tahun 561 H. Madrasah itu tetap bertahan dengan dipimpin anaknya Abdul Wahab (552-593 H/1151-1196 M), diteruskan anaknya Abdul Salam (611 H/1214 M). Juga dipimpin anak kedua Abdul Qadir Jaelani, Abdul Razaq (528-603 H/1134-1206 M), sampai hancurnya Baghdad pada tahun 656 H/1258 M.

Syeikh Abdul Qadir Jaelani juga dikenal sebagai pendiri sekaligus penyebar salah satu tarekat terbesar didunia bernama Tarekat Qodiriyah.

Awal Kemasyhuran Al-Jaba’I berkata bahwa Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani juga berkata kepadanya, “tidur dan bangunku sudah diatur. Pada suatu saat, dalam dadaku timbul keinginan yang kuat untuk berbicara. Begitu kuatnya sampai aku merasa tercekik jika tidak berbicara. Dan ketika berbicara, aku tidak dapat menghentikannya. Pada saat itu ada dua atau tiga orang yang mendengarkan perkataanku. Kemudian mereka mengabarkan apa yang aku ucapkan kepada orang-orang, dan merekapun berduyun-duyun mendatangiku di masjid Bab Al-Halbah. Karena tidak memungkinkan lagi, aku dipindahkan ke tengah kota dan dikelilingi dengan lampu. Orang-orang tetap datang di malam hari dan memakai lilin dan obor dan memenuhi tempat tersebut. Kemudian aku dibawa keluar kota dan ditempatkan di sebuah mushalla. Namun orang-orang tetap datang kepadaku, dengan mengendarai kuda, unta bahkan keledai dan menempati tempat disekelilingku. Saat itu hadir sekitar 70 orang para wali RadhiAllahu anhum.

Kemudian Syaikh Abdul Qadir melanjutkan, “Aku melihat Rasululloh SAW sebelum dzuhur, beliau berkata kepadaku, ’anakku, mengapa engkau tidak berbicara ?’. ’Ayahku, bagaimana aku yang non arab ini berbicara di depan orang-orang fasih dari Baghdad?’. Beliau berkata, ’buka mulutmu’, lalu beliau meniup 7 kali ke dalam mulutku kemudian berkata, ”bicaralah dan ajak mereka ke jalan Allah dengan hikmah dan peringatan yang baik”. Setelah itu aku shalat dzuhur dan duduk dan mendapati jumlah yang sangat luar biasa banyaknya sehingga membuatku gemetar. Kemudian aku melihat Ali r.a. datang dan berkata, ’buka mulutmu’. Beliau lalau meniup 6 kali kedalam mulutku dan ketika aku bertanya kepadanya mengapa beliau tidak meniup 7 kali seperti yang dilakukan Rasululloh SAW, beliau menjawab bahwa beliau melakukan itu karena rasa hormat beliau kepada RasuluLloh SAW. Kemudian akku berkata, ’Pikiran, sang penyelam, mencari mutiara ma’rifah dengan menyelami laut hati, mencampakkannya ke pantai dada , dilelang oleh lidah sang calo, kemudian dibeli dengan permata ketaatan dalam rumah yang diizinkan Allah untuk diangkat’”. Beliau kemudian menyitir :

Idan untuk wanita seperti Laila seorang pria dapat membunuh dirinya, dan menjadikan maut dan siksaan sebagai sesuatu yang manis

Dalam beberapa manuskrip saya mendapatkan Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani berkata, ”Sebuah suara berkata kepadaku saat aku berada di pengasingan diri, ‘kembali ke Baghdad dan ceramahilah orang-orang’. Akupun masuk Baghdad dan menemukan para penduduknya dalam kondisi yang tidak aku sukai dan karena itulah aku tidak jadi mengikuti mereka’. ‘sesungguhnya’ kata suara tersebut ,’mereka akan mendapatkan manfaat dari keberadaan dirimu’.

‘Apa hubungan mereka dengan keselamatan agamaku / keyakinanku’ tanyaku.

‘Kembali (ke Baghdad) dan engkau akan mendapatkan keselamatan agamamu’ jawab suara itu.

Akupun menbuat 70 perjanjian dengan Allah. Diantaranya adalah tidak ada seorangpun yang menentangku dan tidak ada seorang muridku yang meninggal kecuali dalam keadaan bertaubat. Setelah itu, aku kembali ke Baghdad dan mulai berceramah. Suatu ketika saat aku berceramah , aku melihat sebuah cahaya terang benderang mendatangi aku. ‘Apa ini dan ada apa?’tanyaku. ‘Rasululloh SAW akan datang menemuimu untuk memberikan selamat’ jawab sebuah suara. Sinar tersebut makin membesar dan aku mulai masuk dalam kondisi spiritual yang membuatku setengah sadar. Lalu aku melihat RasuLulloh SAW di depan mimbar, mengambang di udara dan memanggilku, ’wahai Abdul Qadir’. Begitu gembiranya aku dengan kedatangan RasuluLloh SAW , aku melangkah naik ke udara menghampirinya. Beliau meniup ke dalam mulutku 7 kali. Kemudian Ali datang dan meniup ke dalam mulutku 3 kali. ’mengapa engkau tidak melakukan seperti yang dilakukan RasuluLloh SAW?’ tanyaku kepadanya. ‘sebagai rasa hormatku kepada Rasulullah SAW‘ jawab beliau.

RasuluLlah SAW kemudian memakaikan jubah kehormatan kepadaku. ‘apa ini ?’ tanyaku. ‘ini’ jawab Rasulullah, ’adalah jubah kewalianmu dan dikhususkan kepada orang-orang yang mendapat derajad Qutb dalam jenjang kewalian’. Setelah itu , akupun tercerahkan dan mulai berceramah.

Saat Khidir as. Datang hendak mengujiku dengan ujian yang diberikan kepada para wali sebelumku, Allah membukakan rahasianya dan apa yang akan di katakannya kepadaku. Aku berkata kepadanya, ”Wahai Khidir, apabila engkau berkata kepadaku ’Engkau tidak akan sabar kepadaku’, maka aku akan berkata kepadamu ‘Engkau tidak akan sabar kepadaku’. Wahai Khidir, Engkau termasuk golongan Israel sedangkan aku termasuk golongan Muhammad, maka inilah aku dan engkau. Aku dan engkau seperti sebuah bola dan lapangan, yang ini Muhammad dan yang ini Ar-Rahman, ini kuda berpelana, busur terentang dan pedang terhunus.” Al-Khattab pelayan Syaikh Abdul QAdir meriwayatkan bahwa suatu hari ketika beliau sedang berceramah tiba-tiba beliau berjalan naik ke udara dan berkata, “Hai orang Israel, dengarkan apa yang dikatakan oleh kaum Muhammad” lalu kembali ke tempatnya. Saat ditanya mengenai hal tersebut beliau menjawab, ”Tadi Abu Abbas Al-Khidir as lewat, maka akupun berbicara kepadanya seperti yang kalian dengar tadi dan ia berhenti”.

Guru dan teladan kita Syaikh Abdul Qadir Al-Jilli berkata,” seorang Syaikh tidak dapat dikatakan mencapai puncak spiritual kecuali apabila karakter berikut ini telah mendarah daging dalam dirinya yaitu :

Dua karakter dari Allah yaitu dia menjadi seorang yang Sattar (menutup aib) dan Ghaffar (Maha pemaaf).

Dua karakter dari RasuluLlah SAW yaitu penyayang dan lembut

Dua karakter dari Abu Bakar yaitu jujur dan dapat dipercaya.

Dua karakter dari Umar yaitu amar ma’ruf nahi munkar

Dua karakter dari Utsman yaitu dermawan dan bangun (tahajjud) pada waktu orang lain sedang tidur.

Dua karakter dari Ali yaitu aalim (cerdas/intelek) dan pemberani.

Masih berkenaan dengan pembicaraan di atas dalam bait syair yang dinisbatkan kepada beliau dikatakan :

Bila lima perkara tidak terdapat dalam diri seorang syaikh maka ia adalah Dajjal yang mengajak kepada kesesatan.

Dia harus sangat mengetahui hukum-hukum syariat dzahir, mencari ilmu hakikah dari sumbernya, hormat dan ramah kepada tamu, lemah lembut kepada si miskin, mengawasi para muridnya sedang ia selalu merasa diawasi oleh Allah

Syaikh Abdul Qadir juga menyatakan bahwa Syaikh Al-Junaid mengajarkan standar Al-Qur’an dan Sunnah kepada kita untuk menilai seorang Syaikh. Apabila ia tidak hapal Al-Qur’an, tidak menulis dan menghapal Hadits, maka dia tidak pantas untuk diikuti.

Menurut saya (penulis buku) yang harus dimiliki seorang Syaikh ketika mendidik seseorang adalah dia menerima si murid untuk Allah, bukan untuk dirinya atau alasan lainnya. selalu menasihati muridnya, mengawasi muridnya dengan pandangan kasih. Lemah lembut kepada muridnya saat sang murid tidak mampu menyelesaikan Riyadhah. Dia juga harus mendidik si murid bagaikan anak sendiri dan orang tua penuh dengan kasih dan kelemah lembutan dalam mendidik anakknya. Oleh karena itu dia selalu memberikan yang paling mudah kepada si murid dan tidak membebaninya dengan sesuatu yang tidak mampu dilakukannya. Dan setelah sang muuriid bersumpah untuk bertobat dan selalu taat kepada Allah baru sang syaikh memberikan yang lebih berat kepadanya. Sesungguhnya bai’at bersumber dari hadits RasuluLlah SAW ketika beliau mengambil bai’at para sahabatnya.

Kemudian dia harus mentalqin si murid dengan zikir lengkap dengan silsilahnya. Sesungguhnya Ali ra. Bertanya kepada RasuluLloh SAW, ‘Yaa Rasulullah, jalan manakah yang terdekat untuk sampai kepada Allah, paling mudah bagi hambanya dan paling afdhal di sisi Nya. RasuluLlah berkata,’Ali, hendaknya jangan putus berzikir (mengingat) kepada Allah dalam khalwat (kontemplasinya)’. Kemudian Ali ra. Kembali berkata , ‘Hanya demikiankah fadhilah zikir, sedangkan semua orang berzikir’. RasuluLlah berkata,’Tidak hanya itu wahai Ali, kiamat tidak akan terjadi di muka bumi ini selama masih ada orang yang mengucapkan “Allah” “Allah”. ‘Bagai mana aku berzikir?’. Tanya Ali. RasuluLlah bersabda, ’dengarkan apa yang aku ucapkan. Aku akan mengucapkannya sebanyak tiga kali dan aku akan mendengarkan engkau mengulanginya sebanyak tiga kali pula’. Lalu RasuluLlah berkata, “Laa ilaaha illallah” sebanyak tiga kali dengan mata terpejam dan suara kjeras. Ucapan tersebut di ulang oleh Ali dengan cara yang sama RasuluLlah lakukan. Inilah asal talqin kalimat Laa ilaaha Illallah. Semoga Allah memberikan taufiknya kepada kita dengan kalimat tersebut”.

Syaikh Abdul Qadir berkata, ”Kalimat tauhid akan sulit hadir pasda seorang individu yang belum di talqin dengan zikir bersilsilah kepada RasulluLlah oleh Mursyidnya saat menghadapi sakaratil maut”.

Karena itulah Syaikh Abdul Qadir selalu mengulang-ulang syair yang berbunyi : Wahai yang enak diulang dan diucapkan (kalimat tauhid) jangan engkau lupakan aku saat perpisahan (maut).

Dikumpulkan dari berbagai macam sumber
« Previous PageNext Page »