{"id":134,"date":"2011-07-27T05:37:27","date_gmt":"2011-07-27T05:37:27","guid":{"rendered":"http:\/\/sabarudin.com\/?p=134"},"modified":"2014-06-15T23:15:21","modified_gmt":"2014-06-15T23:15:21","slug":"carpal-tunnel-syndrome-cts","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sabarudin.com\/?p=134","title":{"rendered":"Carpal Tunnel Syndrome (CTS)"},"content":{"rendered":"<p>Penggunaan komputer secara rutin ternyata memicu <em>Carpal Tunnel Syndrome<\/em> (CTS). CTS\u00a0adalah gangguan kesehatan\u00a0dengan gejala kesemutan dan nyeri pada tangan, terutama pada 3 jari pertama (ibu jari, telunjuk, dan jari tengah). Gejala akan lebih terasa pada malam hari, atau saat seseorang\u00a0berada\u00a0dalam ruang ber-AC.<br \/>\nGejala itu disebabkan adanya pembengkakan saraf yang melewati terowongan karpal di pergelangan tangan. Penyakit ini dapat disembuhkan bila cepat ditangani. Gangguan ini kerap mendera individu yang sering menggunakan pergelangan tangan dalam jangka waktu lama, seperti;\u00a0memegang <em>mouse <\/em>komputer.<\/p>\n<p><strong>Gejala<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>\n<div align=\"justify\">Rasa lemah, agak kaku atau rasa janggal pada tangan dan pergelangan tangan.<\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div align=\"justify\">Jari tangan terasa tak enak, kebas, mati rasa atau kesemutan terutama pada ibu jari, telunjuk dan jari tengah. Jika dibiarkan maka kekuatan otot akan berkurang dan lama-lama fungsi tangan akan hilang.<\/div>\n<\/li>\n<li>\n<div align=\"justify\">Penderita sering terbangun di malam hari karena tangan terasa nyeri dan sering disertai kesemutan. Bila sudah sangat parah benda yang dipegang tiba-tiba bisa terlepas begitu saja.<\/div>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>CST juga dapat terjadi akibat\u00a0penyakit lain sebagai salah satu bentuk komplikasi. Kondisi-kondisi medis penyebab CST adalah; obesitas, diabetes, gangguan kelenjar tiroid, kebiasaan merokok serta mengonsumsi alkohol dan kopi. Orang yang tidak berolahraga secara teratur juga terancam karena tubuh yang kurang terlatih menyebabkan sirkulasi darah dan otot kurang bisa bertoleransi dengan stres.<\/p>\n<p><strong>Hubungan dengan pekerjaan<\/strong><\/p>\n<p align=\"justify\">Profesi yang berisiko besar terancam\u00a0CTS antara lain jenis pekerjaan yang banyak menggunakan tangan dalam jangka waktu panjang. Pekerjaan yang dimaksud umumnya menggunakan kombinasi\u00a0kekuatan dan pengulangan gerakan yang sama pada jemari dan tangan, seperti; pekerjaan yang sering memakai komputer, olahragawan, dokter gigi, musisi, guru, ibu rumah tangga dan pekerja lapangan yang\u00a0mengoperasikan\u00a0alat bervibrasi seperti bor.<\/p>\n<p align=\"justify\"><strong>Pengobatan<\/strong><\/p>\n<p align=\"justify\">Terapi untuk penderita tahap ringan adalah terapi konservatif alias tanpa operasi. Penderita diberi obat untuk meredakan rasa sakit, pembengkakan dan peradangan. Kemudian dilakukan fisioterapi yaitu menghangatkan peradangan dengan <em>ultrasound<\/em>, atau sinar laser.<\/p>\n<p align=\"justify\">Ada juga program latihan pergelangan tangan dan pemakaian <em>wrist splint<\/em> sejenis pembungkus untuk menetralkan posisi pergelangan tangan. <em>Wrist split<\/em> ada dua macam yang pertama bentuknya agak kaku tapi bisa digunakan saat bekerja dan yang kedua lebih kaku untuk dikenakan saat tidur karena saat tidur kita sering tanpa sadar membengkokan tangan<\/p>\n<p>\u00a0Resiko terkena CTS adalah kurang lebih 10% untuk orang dewasa. Tetapi wanita mempunyai resiko 3 kali lipat lebih banyak untuk terkena Carpal Tunnel Syndrome dibandingkan dengan pria.<\/p>\n<p>Profesi yang berisiko besar terancam CTS antara lain jenis pekerjaan yang banyak menggunakan tangan dalam jangka waktu panjang.<\/p>\n<p>Jangan menganggap enteng masalah CTS ini karena akibat bisa mengakibatkan putusnya sendi pergelangan tangan sehingga tangan tidak dapat berfungsi dengan sebagaimana mestinya bahkan mungkin tidak bisa digerakkan sama sekali.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" title=\"cts\" src=\"http:\/\/tiosijimbo.files.wordpress.com\/2010\/10\/cts.gif?w=250&amp;h=200\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"200\" \/><\/p>\n<p>Tanda-tanda atau gejala :<\/p>\n<p>* sering pegal dan atau nyeri, rasa kebas, dan parasthesia (seakan-akan terbakar dan bergetar) di ibu jari, telunjuk, dan jari tengah, atau pada beberapa pasien terjadi di telapak tangan.<br \/>\n* Susah menggenggam dan mengepalkan tangan.<br \/>\n* Sering menjatuhkan barang<\/p>\n<p>Berikut ini adalah hal-hal yang kita anggap sepele tapi sangat besar dampaknya terhadap kemungkinan terkena CTS :<strong><em><\/em><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Keyboard<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><span style=\"font-family: Arial; font-size: small;\">Untuk mengetahu apakah posisi duduk dan pergelangan tangan sudah nyaman, Anda bisa mengikuti cara ini:<\/span> Letakkan tangan di bagian tengah keyboard lalu sesuaikan posisi kursi. Siku harus membentuk sudut 90 derajat begitu juga posisi lutut dengan lantai. Siku dan lutut harus paralel dengan lantai. Jika Anda harus meninggikan kursi tambahkan semacam injakan agar kaki tidak menggantung.<em><\/em><\/p>\n<p><strong><em>Kursi<\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><span style=\"font-family: Arial; font-size: small;\">Kursi yang baik digunakan saat bekerja dengan komputer adalah kursi yang\u00a0\u00a0memiliki <em>arm rest<\/em> (legan kursi) yang menyangga siku. Cari kursi dengan<em> arm rest<\/em>\u00a0empuk dan tidak terlalu panjang agar kursi bisa dimajukan untuk penyesuaian posisi dengan meja. Selain itu jangan lupa melakukan\u00a0jeda rutin selama bekerja dengan komputer. Ini akan membantu otot pergelangan tangan untuk relaks sebelum kembali bekerja.<\/span><em><\/em><\/p>\n<p><strong><em>Pemakaian laptop atau notebook <\/em><\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 30px;\"><span style=\"font-family: Arial; font-size: small;\">Bentuknya yang <em>compact<\/em>\u00a0cenderung memudahkan kita membawanya ke manapun. Namun karena relatif kecil, komputer <em>compact <\/em>ini memicu kekakuan dan keterbatasan ruang gerak\u00a0saat digunakan. Untuk memperbaiki kondisi ini sebaiknya modifikasi penggunaan <em>lap top<\/em> dengan <em>keyboard<\/em> atau <em>mouse<\/em> komputer biasa. Terutama bila <em>lap top<\/em>\u00a0dipakai bekerja untuk waktu yang lama atau merupakan alat kerja yang Anda pakai terus menerus. <em>Lap top<\/em> juga sebaiknya diletakkan lebih rendah dari pinggang,\u00a0misalnya dipangkuan. Posisi ini\u00a0mengurangi gerakan otot-otot di bagian tangan yang tak perlu. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial; font-size: small;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/tiosijimbo.files.wordpress.com\/2010\/10\/cts2.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" title=\"cts2\" src=\"http:\/\/tiosijimbo.files.wordpress.com\/2010\/10\/cts2.jpg?w=300&amp;h=259\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"259\" \/><\/a><\/p>\n<p>Penyebab :<\/p>\n<p>* Penggunaan tangan yang terlalu berlebihan seperti mengetik, memegang mouse, menggunakan HP.<br \/>\n* Faktor genetika<br \/>\n* Stress, trauma, kehamilan<\/p>\n<p>Pencegahan :<\/p>\n<p>Untuk no 1 dapat dicegah dengan melakukan hal-hal di bawah ini:<\/p>\n<p>1. Beristirahat secara teratur setiap 15-20 menit dengan melekukkan dan meluruskan pergelangan tangan.<br \/>\n2. Jangan menempatkan keyboard pada posisi lebih tinggi atau lebih rendah daripada siku tangan.<br \/>\n3. Duduklah dengan tegak.<br \/>\n4. Jagalah agar tangan Anda selalu hangat.<\/p>\n<p>Selain pencegahan secara eksternal seperti di atas, ada juga cara internal seperti gambar ilustrasi di bawah ini, cara meregangkan otot-otot pergelangan anda:<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/tiosijimbo.files.wordpress.com\/2010\/10\/cts9.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"cts9\" src=\"http:\/\/tiosijimbo.files.wordpress.com\/2010\/10\/cts9.jpg?w=203&amp;h=156\" alt=\"\" width=\"203\" height=\"156\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/tiosijimbo.files.wordpress.com\/2010\/10\/cts10.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"cts10\" src=\"http:\/\/tiosijimbo.files.wordpress.com\/2010\/10\/cts10.jpg?w=200&amp;h=153\" alt=\"\" width=\"200\" height=\"153\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/tiosijimbo.files.wordpress.com\/2010\/10\/cts11.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"cts11\" src=\"http:\/\/tiosijimbo.files.wordpress.com\/2010\/10\/cts11.jpg?w=200&amp;h=153\" alt=\"\" width=\"200\" height=\"153\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/tiosijimbo.files.wordpress.com\/2010\/10\/cts12.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"cts12\" src=\"http:\/\/tiosijimbo.files.wordpress.com\/2010\/10\/cts12.jpg?w=197&amp;h=151\" alt=\"\" width=\"197\" height=\"151\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/tiosijimbo.files.wordpress.com\/2010\/10\/cts13.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"cts13\" src=\"http:\/\/tiosijimbo.files.wordpress.com\/2010\/10\/cts13.jpg?w=203&amp;h=156\" alt=\"\" width=\"203\" height=\"156\" \/><\/a><\/p>\n<p>itulah beberapa pencegahan yang bisa kita lakukan. Karena kesehatan sangat berharga nilainya. Sehingga benar adanya pepatah yang mengatakan \u201cLebih baik Mencegah daripada Mengobati\u201d. Walaupun hal tersebut terlihat sangat remeh, namun hal itu janganlah diabaikan begitu saja. Karena sesuatu yang berawal dari hal kecil dapat menyebabkan suatu hal yang besar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penggunaan komputer secara rutin ternyata memicu Carpal Tunnel Syndrome (CTS). CTS\u00a0adalah gangguan kesehatan\u00a0dengan gejala kesemutan dan nyeri pada tangan, terutama pada 3 jari pertama (ibu jari, telunjuk, dan jari tengah). Gejala akan lebih terasa pada malam hari, atau saat seseorang\u00a0berada\u00a0dalam ruang ber-AC. Gejala itu disebabkan adanya pembengkakan saraf yang melewati terowongan karpal di pergelangan tangan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[51,52,53,54],"class_list":["post-134","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-umum","tag-carpal-tunnel-syndrome","tag-cts","tag-kebas","tag-kesemutan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sabarudin.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/134","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sabarudin.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sabarudin.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sabarudin.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sabarudin.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=134"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/sabarudin.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/134\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":395,"href":"https:\/\/sabarudin.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/134\/revisions\/395"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sabarudin.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=134"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sabarudin.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=134"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sabarudin.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=134"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}